fbpx
Connect with us

Pariwisata

Makin Banyak Wisatawan Ngeyel Hendak Masuk Kawasan Wisata

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)–Meski obyek wisata pantai hingga saat ini masih ditutup karena adanya kebijakan perpanjangan PPKM level 4, ternyata masih banyak wisatawan yang nekat datang untuk berwisata. Bahkan selepas tanggal 2 Agustus 2021 ini, tingkat kedatangan para wisatawan semacam ini justru semakin banyak. Guna mengantisipasi masuknya pengunjung ke obyek wisata, saat ini petugas jaga pun juga meningkatkan kesiagaan mereka.

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Supardi mengatakan, para wisatawan ini biasanya mulai berdatangan dari pukul 09.30 WIB dan mayoritas pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB sampai 16.00 WIB. Pada saat dihalau oleh petugas, mereka berdalih tidak mengetahui jika obyek wisata masih ditutup. Padahal masih sangat jelas di pengumuman baik resmi, di media sosial ataupun media lainnya menyatakan bahwa PPKM Level 4 diperpanjang dan obyek wisata masih ditutup. Mereka yang hendak masuk kemudian diminta untuk putar balik.

“Ada peningkatan wisatawan yang hendak masuk ke obyek wisata memang. Banyak yang mau masuk tapi kami halau, peningkatannya sekitar 3 sampai 4 persen dari kondisi biasanya,” kata Supardi.

Ia menjelaskan, wisayawan yang datang ini kebanyakan berasal dari Jawa Tengah sepeti Surakarta, Klaten, hingga Karanganyar. Hal tersebut dapat dilihat dari plat kendaraan mereka. Ada juga dari daerah lain.

Datang di sore hari mungkin mereka bermaksud untuk menghidari penghalauan dari petugas. Mereka beranggapan jika sore hari pos TPR tidak dijaga oleh petugas. Padahal selama PPKM Darurat diberlakukan petugas tetap siaga di pos TPR termasuk anggota SAR juga beroperasi.

“Pos TPR dijaga 24 jam, kalau pagi sampai sore dari Dinas Pariwisata dan sore hingga pagi dijaga oleh satgas covid19 Kalurahan,” paparnya.

Koordinasi dengan SAR juga dilakukan untuk melakukan operasi, jika ada wisatawan yang berhasil lolos ke pantai, petugas ini lah yang harus bertindak agar para wisatawan ini segera meninggalkan kawasan pantai.

Hal senada juga diungkapkan oleh petugas jaga TPR JJLS, Wijang Anto. Menurutnya selepas tanggal 2 Agustus kemarin wisatawan yang hendak masuk ke pantai melalui TPR JJLS juga cukup banyak. Mereka kemudian berhasil dihalau.

“Mungkin sudah jenuh di rumah jadi mereka bermaksud wisata. Lebih banyak sih yang mau masuk tapi diminta putar balik,” ucapnya.

Di TPR ini, petugas juga 24 jam berjaga. Sehingga jika ada yang hendak masuk langsung dihalau.

“Alasan mereka macam-macam. Biasanya sore yang agak banyak mau masuk,” imbuh Wijang.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Hary Sukmono menegaskan, dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) No.27 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali mewajibkan obyek wisata di wilayah PPKM level 4 untuk tutup sementara. Menurut Hary, Gunungkidul saat ini berdasarkan jumlah kasus yang ada, masuk ke kategori level 4.

“Di sini (Gunungkidul) tempat wisata masih ditutup,” ucapnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler