fbpx
Connect with us

Olahraga

Mengintip Latihan Persig Hadapi Laga Hidup Mati, Siapkan Skenario Absennya 2 Pemain Senior

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Usai berhasil meraih kemenangan melawan Persiba Bantul, para pemain Persig Gunungkidul langsung menggelar rangkaian latihan untuk menyambut partai pamungkas di Grup A Liga 3 DIY. Pertandingan melawan JK FC yang menjadi penentuan lolos tidaknya Persig Gunungkidul dari fase grup A Liga 3 zona DIY sendiri akan digelar pada tanggal 5 Desember 2021 mendatang. Meski telah meraup 6 poin, namun, persaingan poin di Grup A yang sengit menjadikan setidaknya 4 tim di Grup A masih memiliki kesempatan untuk lolos ke fase berikutnya.

Kepala Pelatih Persig Gunungkidul, Vitus Suharto, dalam kesempatan latihan Sabtu (28/11/2021) sore ini yang digelar di Stadion Gelora Handayani menyampaikan, dalam persiapan untuk menghadapi JK FC, ia menekankan untuk perberbaikan pada lini belakang. Menurutnya, JK FC adalah tim yang kuat. Hal tersebut terbukti pada pertandingan sebelumnya, JK FC berhasil menang telak 3-0 melawan PS HW.

Ia meminta agar para pemain tidak terlalu larut dalam euforia kemenangan yang menjadikan Persig berada di puncak klasemen. Hal tersebut dapat menjadi bumerang bagi Persig sendiri. Ia berharap para pemain sendiri tetap fokus menatap laga penentuan ini.

“Persiapan kami fokuskan di pemain belakang agar jangan sampai kecolongan. Khusus hari ini langsung kami gembleng. Walaupun kita berhasil menang melawan Persiba, tapi di kacamata saya itu masih sangat kurang,” ucap Vintus.

Disinggung mengenai kekuatan tim Persig, ia menyampaikan jika masih menunggu konfirmasi dari pemain yang masih mengalami cidera. Namun menurutnya, adanya pemain andalan yang cedera bukanlah sebuah hambatan. Saat ini, kualitas pemain Persig baik inti maupun cadangan memang cukup merata. Sehingga para pemain yang ada ini dapat menggantikan peran-peran pemain yang terancam absen karena cedera ataupun akumulasi kartu.

“Untuk pertandingan lawan JK nanti, kita justru kita kehilangan Bagus, pemain senior. Kita juga belum dapat konfirmasi mas Andrid itu kayak apa kondisinya. Tapi sepakbola itu kan tim, bukan tergantung dari satu atau dua orang. Faktanya kemarin masih bisa mengungguli Bantul yang punya pemain bagus,” jelasnya saat ditemui setelah sesi latihan.

Vintus juga menambahkan, staf pelatih sendiri telah menerapkan strategi khusus guna meredam permainan JK FC yang cukup eksplosif. Ia percaya para pemain Persig yang telah terasah mentalnya akan mampu memenangkan pertandingan dan lolos dari Grup A.

“Ternyata yang harus kita hadapi ini adalah tim yang sangat kuat, makanya tadi datang pertama saya bilang jangan begitu euforia dan terlena. Tapi kita tetap harus bangun dan tidak boleh cepat puas,” terang dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler