fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pembangunan Pelabuhan Gesing Senilai 109 Miliar Molor

Diterbitkan

pada

BDG

Panggang,(pidjar.com)– Pembangunan pelabuhan di Pantai Gesing, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang hingga saat ini masih terus berlanjut. Proyek yang sempat molor pengerjaaannya ini ditargetkan selesai pada 2 bulan kedepan agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Paniradya Pati Kaistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho tidak menampik adanya keterlamatan atau molornya masa pengerjaan mega proyek di kawasan pantai Gesing tersebut. Hal itu karena adanya hal diluar prediksi sehingga menjadikan masa pengerjaan lebih lama dibandingkan dengan masa kontrak sebelumnya.

“Ketika pada DED awal kita tidak mengetahui jika ada sumber air yang cukup besar disana sehingga perlu penanganan khusus,” kata Aris Eko Nugroho saat di temui di kawasan Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Selasa, (01/08/2023).

Berita Lainnya  Antisipasi Persoalan Sampah Tak Jadi Bom Waktu di Gunungkidul

Selain itu, ada pula kendala adanya batuan-batuan yang ternyata tidak bisa dikeruk dengan alat berat sehingga untuk penanganannya perlu dilakukan blasting atau peledakan untuk menghancurkan batuan tersebut.

Sehingga karena adanya beberapa hal tersebut, maka perlu adanya perubahan pola dalam proses penggarapan proyek pembangunan pelabuhan gesing ini.

“Tentu dengan adanya dua hal itu maka ada perubahan pola yang harus diterapkan,” jelasnya.

Disinggung mengenai progress pembangunan, Aris mengatakan hingga saat ini pantauan yang dilakukan tim tahap satu ini sudah menyentuh angka 95 persen. Beberapa hal terus dikebut pengerajaannya agat dapat selesai tepat waktu.

“Tinggal 5 persen lagi pengerjaannya. Mungkin 2 atau 3 bulan lagi sudah selesai,” tambah Paniradya Pati Kaistimewaan tersebut.

Berita Lainnya  Sunaryanta-Heri Susanto Resmi Jabat Bupati-Wakil Bupati Gunungkidul

Sebagaimana diketahui, mega proyek di kawasan Pantai Gesing, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul ini menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) sebesar 109 miliar rupiah ini seharusnya selesai pada tahun 2022 lalu. Kendati demikian hingga tahun 2023 ini masih belum selesai.

Penyesuaian dalam sejumlah hal dilakukan oleh pemerintah agar proyek tersebut dapat segera selesai dan nantinya dapat dimanfaatkan untuk kemajuan perekonomian.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler