Connect with us

Pemerintahan

Pemerataan Pariwisata, Pemerintah Genjot Sektor Utara

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Periwisata berupaya terus mengembangkan sektor wisata di bagian utara. Hal tersebut ditujukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata di Gunungkidul. Saat ini, ujung tombak pariwisata di Gunungkidul masih berkutat pada kawasan selatan dengan pantai selatannya. Di kawasan utara sendiri, meski telah banyak bermunculan obyek-obyek wisata baru, namun masih belum bisa menandingi kedigdayaan pantai selatan. Diharapkan nantinya jika pariwisata di Gunungkidul utara bisa berkembang, dampak pariwisata bisa dirasakan lebih besar oleh masyarakat Gunungkidul.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, pihaknya saat ini berupaya menambah jumlah destinasi wisata baru di Gunungkidul. Saat ini yang menjadi perhatian adalah pengembangan pariwisata di sektor utara Gunungkidul.

Berita Lainnya  Angin Segar Bagi Pelintas Wisata Jeglongan Sewu, Perbaikan Tahap Pertama Sudah Dikerjakan Rampung

Hari memaparkan bahwa pemerintah telah berupaya maksimal dalam mengembangkan pariwisata di kawasan utara. Sejumlah wahana maupun fasilitas terus dibangun. Salah satu yang menjadi unggulan adalah wahana flying fox di Kecamatan Gedangsari.

“Kami berupaya meningkatkan kunjungan dengan menambah destinasi wisata baru, seperti yang ada di Kecamatan Gedangsari dengan flying fox yang merupakan terpanjang di ASEAN,” ujar Harry, Kamis (08/11/2018).

Ia mengatakan dengan membuat destinasi wisata baru di zona utara dapat menyebarkan wisatawan yang berkunjung di Gunungkidul. Sehingga wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan selatan atau pantai.

“Sekitar tahun 2010, pemerintah sudah berupaya untuk memberikan alternatif destinasi wisata seperti di Gunung Api Purba Nglanggeran, Gua Pindul, Kali Suci, dan sejumlah lokasi lainnya,” imbuhnya.

Panorama di Embung Nglanggeran

Membludaknya wisatawan yang datang ke Gunungkidul disebut Hari akan mampu mendongkrak jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Selama ini, setiap tahunnya, jumlah PAD pariwisata terus meningkat.

Berita Lainnya  Saat Petugas dan Warga Berjibaku Kembalikan Keindahan Pantai Selatan Yang Porak Poranda Dihantam Gelombang Pasang

Lebih jauh ia memaparkan, hingga memasuki bulan November 2018 ini, PAD pariwisata sudah tercapai sebesar Rp 20.671.143.670. Meski belum memenuhi target, namun pihaknya optimis mampu melampaui target yang ditetapkan dalam sisa waktu yang ada.

“Untuk target retribusi adalah Rp 28.246.144.000. Kita optimis bisa mencapai target PAD. Selain itu kita juga optimis dalam pemenuhan target kunjungan wisata yang sebesar 3.184.286 wisatawan. Masih ada libur natal 2018 dan tahun baru 2019,” kata dia.

Sementara itu, pengelola Desa Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Sugeng Handoko menambahkan, pengembangan wisata yang sistemik menjadi kunci keberhasilan yang utama. Ia berpendapat, untuk menambah kunjungan wisatawan yang hadir adalah dengan cara kolaborasi. Sebab destinasi wisata menurutnya tidak dapat berkembang sendirian.

Berita Lainnya  Skema Sektor Pariwisata Lumpuh Hingga Akhir Tahun, Kerugian Tembus Setengah Triliun

“Ini berkaitan erat dengan managemen pengelolaan wisata di Gunungkidul. Jika tetap ingin eksis, harus berkolaborasi antar destinasi. Sedangkan peran pemerintah bisa menjembatani dengan melakukan arahan serta pendampingan,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata15 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler