Pemerintahan
Perbup Rampung, Dana Desa Senilai Puluhan Miliar Cair Minggu Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul telah menyelesaikan penyusunan Peraturan Bupati yang mengatur tentang pencairan Dana Desa 2021. Dengan diselesaikannya penyusunan Perbup tersebut, pencairan anggaran untuk Pemerintah Kalurahan ini dimungkinkan dapat segera dilakukan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DP3AKBPMD Gunungkidul, Subiyantoro mengatakan APBKal menjadi syarat pokok untuk bisa dicairkannya Dana Desa di setiap kalurahan. Akhir Januari lalu, sudah semua Kalurahan menyerahkan berkas tersebut. Selanjutnya Pemkab Gunungkidul sendiri telah menindaklanjutinya dengan pembuatan Perbup.
“Sudah selesai Perbupnya. Hari ini akan kami kirimkan ke KPPN. Mudah-mudahan minggu ini sudah bisa dicairkan anggarannya,” kata Subiyantoro, Senin (15/02/2021).
Pada tahap pertama ini, anggaran yang dicairkan adalah sebesar 40 persen untuk kalurahan biasa (maju) dan 60 persen untuk kalurahan mandiri. Subiyantoro memaparkan, pada tahun 2021 ini, Gunungkidul mendapatkan dana desa sebesar 144 miliar rupiah.
“Yang diprioritaskan masih untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Carik Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang, Muharyanto memaparkan, sampai dengan saat ini, pihaknya belum mendapatkan informasi resmi terkait pencairan dana desa. Di Giriharjo sendiri pada termin pertama nantinya akan mencairkan dana sebesar 300 juta lebih. Di mana dana tersebut akan digunakan untuk menyalurkan BLT Dana Desa selama 6 bulan ke depan, cadangan anggaran covid19, kemudian untuk pemberdayaan masyarakat dan proyek pembangunan cor jalan lingkungan.
“Kalau yang BLT untuk 38 KPM itu hasil Muskalsus Januari kemarin,” ucap Muharyanto.
Disinggung mengenai dana yang untuk cadangan covid19 di Giriharjo, pihaknya menganggarkan sebesar 10 juta. Tidak menutup kemungkinan jumlah ini dapat bertambah di APBKal Perubahan, sesuai dengan instruksi dari pimpinan berkaitan dengan perbantuan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri.
“Ada beberapa warga kami yang melakukan isolasi mandiri,” tambahnya.
Berkaitan dengan Anggaran Dana Desa (ADD), kalurahan pada bulan Januari lalu telah menerima ADD yang digunakan untuk pembayaran gaji (siltap) para pamong. Menurutnya untuk ADD sekarang sistemnya sudah cukup baik, sehingga siltap pamong sudah tidak lagi mengalami keterlambatan.
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized1 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized1 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
