fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Peringatan HUT Gunungkidul ke-188, Ini Acara Yang Bakal Digelar Pemkab

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Peringatan hari jadi Kabupaten Gunungkidul yang ke 188 akan jatuh pada 27 Mei 2019 mendatang. Guna menyemarakan perhelatan ini, Pemkab berencana akan menggelar sejumlah acara. Namun begitu, banyak kegiatan peringatan HUT Gunungkidul ini yang akan dilakukan usai Hari Raya Lebaran. Hal itu untuk menghormati masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Sekretaris Panitia Peringatan Hari Jadi Gunungkidul ke-188, Aziz Saleh mengatakan, dalam rangka peringatan hari jadi, pemerintah tetap akan diselenggarakan sejumlah acara. Namun begitu, kegiatan yang diselenggarakan pun tidak bisa seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini kan pas bulan puasa, kegiatan masih akan tetap ada, tanggal 25 Mei 2019 besok kita selenggarakan pengajian akbar karena bertepatan dengan Nuzulul Qur’an. Kemudian pada 26 Mei malam akan tirakatan dan pada tanggal 27 Mei itu kita upacara di Alun-alun,” kata Aziz ketika ditemui pidjar.com, Rabu (15/05/2019).

Ia mengatakan, untuk kegiatan anjangsana ke makam para mantan bupati serta anjangsana ke mantan bupati yang masih hidup akan dilakukan usai Lebaran tahun ini. Tak hanya anjangsana saja, namun dalam perayaan HUT usai hari raya ini, Pemkab juga akan menyelenggarakan even Gunungkidul Expo yang akan berpusat di GOR Siyono.

Berita Lainnya  Pengajian di Siyono, Gus Miftah Prihatin Isu Agama Dijadikan Sarana Memecah Persatuan

“Mulai tanggal 11 Juni 2019 akan kita lakukan pameran, dalam pameran di Gunungkidul Expo itu akan kita utamakan untuk para pelaku UMKM,” terang Aziz.

Ia menambahkan, ada acara yang cukup menarik diselenggarakan pada tanggal 18 Juni 2019 mendatang. Yakni adanya digelarnya Festival Bakmi Jawa. Festival ini menurut Aziz digelar untuk semakin memperkenalkan bakmi jawa sebagai kuliner khas Gunungkidul. Sebab, Gunungkidul saat ini sangat terkenal akan kelezatan bakmi jawa.

“Tapi ini (festival bakmi jawa) baru wacana ya. Tapi kita harapkan nanti dapat terlaksana,” ucap dia.

Disinggung mengenai lomba-lomba yang melibatkan pemuda, Aziz mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah dilaksanakan lebih awal yakni sebelum bulan puasa kemarin. Sehingga setelah lebaran besok akan difokuskan kegiatan-kegiatan yang memberikan hiburan kepada khalayak umum.

Berita Lainnya  Dipicu Belok Sembarangan, 2 Motor Tabrakan di Jalan Jogja - Wonosari

“Seperti lomba lari kemarin itu sudah. Besok setelah puasa selesai kita akan berikan acara-acara yang dapat dinikmati rakyat banyak. Karena ini juga pesta seluruh rakyat Gunungkidul,” imbuh Aziz.

Untuk logo peringataan sendiri, pada tahun ini Pemkab membuat logo bertuliskan angka 188 dengan perpaduan warna kombinasi kuning dan merah. Selain itu, di bawah angka terdapat tulisan Sempulur yang memiliki arti Tumangkar, Ngarembaka dan Lestari.

“Makna tema kali ini adalah seluruh karya besar Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk kesejahteraan masyarakat dapat dinikmati dan terus lestari. Kemudian untuk logo sendiri mempunyai arti menitik beratkan kepada semangat optimisme terhadap kondisi wilayah dan harapan untuk masa depan,” beber dia.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler