fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Persiapan Penerapan PPKM Level 3 Nataru, Perbatasan dan Jalur Wisata Jadi Perhatian

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)–Menjelang penerapan PPKM level 3 saat momen liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, pemerintah terus bersiap melakukan penyesuaian dalam penerapannya. Seperti diketahui, Pemerintah Pusat akan memperlakukan PPKM level 3 di seluruh wilayah dalam rangka untuk mengurangi mobilitas masyarakat saat momen tersebut.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, menyampaikan, dengan adanya penerapan PPKM level 3 saat Nataru, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan. Ia mencontohkan, persiapan yang dilakukan diantaranya adalah melakukan survei lokasi dan jalur masuk ke Gunungkidul maupun jalur wisata. Hal ini lantaran diperkirakan jalur-jalur ini akan padat oleh kendaraan mengingat tidak ditutupnya tempat wisata saat Nataru. Survei tersebut dilakukan untuk menentukan jalan-jalan alternatif agar tidak terjadi penumpukan kendaraan nantinya.

Berita Lainnya  Tingkat Kunjungan Wisatawan Capai Ratusan Ribu, Perputaran Uang Selama Libur Lebaran Diperkirakan Lebih Dari 25 Miliar

“Nanti kita tambah dengan rambu-rambu atau papan himbauan serta rambu petunjuknya. Kemudian kita juga kemarin dari rekayasa sudah melakukan survei jalur alternatif jika itu diperlukan untuk mengurai kepadatan arus. Beberapa fasilitas seperti JPU, Apill, dan lainnya terus dilakukan perbaikan,” ucapnya, Senin (06/12/2021).

Sesuai dengan Inmendagri nomor 62 tahun 2021, pihaknya akan mengikuti arahan pemerintah daerah untuk penerapannya. Namun begitu, ia belum dapat merinci bagaimana penerapan PPKM level 3 Nataru lantaran belum adanya Instruksi Bupati. Namun untuk beberapa tempat seperti perbatasan dan titik-titik keramaian menjadi perhatian pihaknya yang rencananya akan bergabung dengan instansi lain seperti kepolisian dan Satpol PP.

“Petunjuk teknisnya belum ada, tetapi tentunya dengan akan adanya Nataru dan PPKM level 3, persiapan terus kita lakukan,” imbuh Bayu.

Tak menutup kemungkinan penyekatan atau pengetatan di titik-titik yang berpotensi menimbulkan keramaian akan dilakukan. Selain itu, jalur-jalur perbatasan menuju ke Gunungkidul tetap dilakukan pengawasan. Pihaknya masih menunggu Instruksi dari Bupati untuk bagaimana penerapannya saat PPKM Level 3 Nataru. Ia menyampaikan, jika saat ini yang masih berjalan ialah pemeriksaan ganjil genap dan prokes angkutan wisata khusus bus dan travel seperti di Rest Area Bunder dan Terminal Semin.

“Kita nanti bergabung di pos terpadu baik di perbatasan, tempat wisata, jalur wisata, maupun pusat keramaian seperti di pasar, terminal, dan tempat ibadah. Kita belum tahu apakah di pusat keramaian akan dilakukan penyekatan, ditutup atau dibatasi seperti dulu karena juknisnya belum ada,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler