Uncategorized
Polemik Wahana Ngopi in The Sky di Teraskaca, Dari Rekomendasi Penutupan Hingga Dukungan Menteri
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nama obyek wisata teraskaca tentunya tidak asing lagi di telinga para wisatawan. Tempat ini menyuguhkan panorama pantai selatan dari atas tebing yang sungguh menawan. Beberapa waktu silam, obyek wisata yang terkenal sejak beberapa tahun terakhir ini menghadirkan wahana yang baru yaitu Ngopi in The Sky dengan menggunakan gondola untuk melihat indahnya laut dan lingkungan di sekitar kawasan tersebut dari ketinggian. Namun kemudian, saat video maupun gambar dari wahana ini berseliweran di sosial media, pro dan kontra pun kemudian muncul. Banyak pihak yang mempertanyakan keamanan dari wahana anyar tersebut. Bahkan, Pemda DIY sendiri telah memberikan rekomendasi penutupan sementara. Namun kemudian, dukungan justru datang dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Wahana Ngopi in The Sky disebut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai bentuk kreatifitas dari insan pariwisata yang tentunya harus didukung.
Di luar kontroversinya, wahana Ngopi in The Sky sendiri memang cukup menarik. Melalui wahana ini, wisatawan bisa melihat kawasan pesisir Gunungkidul secara seutuhnya. Selama ini, melihat bentang alam pantai selatan Gunungkidul memang seringkali terhalang tebing-tebing yang ada. Namun dengan diangkat hingga 30 meter dari atas tebing, pengunjung tentunya bisa mengeksplorasi secara utuh tanpa terhalang tebing-tebing. Bentang laut, bentang pesisir, maupun pemandangan kawasan karst bisa dinikmati dengan sangat leluasa.
Pemilik Teras Kaca Pantai Nguluran, Nur Nasution atau yang akrab disapa dengan Pak Haji mengatakan, idenya untuk membuat gondola yang diangkat menggunakan crane ini muncul sejak 3 tahun lalu. Namun kemudian, ide ini harus diurungkan lantaran kemudian pandemi melanda. Baru kemudian setelah pariwisata mulai bergeliat, ia merealisasikan wahana ini.
Menurut Pak Haji, gondola semacam ini memang baru satu-satunya di Indonesia. Sedangkan di dunia baru ada 7 wahana semacam dengan view laut lepas.
“Ini sungguh luar biasa, di dunia baru ada tujuh dan salah satunya ada di Gunungkidul. Saya memang terinspirasi dari negara-negara besar di dunia,” papar Nur pada saat itu.

Adapun dalam wahana ini, sebuah papan duduk (gondola) diangkat menggunakan crane. Di ketinggian sekitar 30 meter, 20 pengunjung dan 4 anggota tim bisa menikmati indahnya teras kaca dan sekitarnya. Pengunjung juga akan disuguhkan pula kopi dan cookies yang telah dipersiapkan. Durasinya sendiri sekitar 20 sampai 30 menit di atas.
Sayangnya tak berselang lama dari diluncurkannya wahana Ngopi in the sky tersebut polemik mulai muncul. Setelah wahana ini banyak mendapatkan sorotan, tim dari Pemda DIY merekomendasikan untuk penutupan wahana karena keselamatan dalam Ngopi In The Sky karena menggunakan Crane yang dituding tidak sesuai dengan peruntukkannya. Menyikapi hal tersebut Nur pun akhirnya saat ini menutup sementara wahana yang baru saja di rilis itu.
Ia menjelaskan bahwa sebanarnya pihaknya menjamin keamanan dari wahana Ngopi in the sky ini. Timnya sendiri telah melakukan riset dalam hal keamanan. Seperti misalnya beban gondola beserta pengunjung yang naik, sebenarnya jauh di bawah ambang batas beban. Menurut Nur, crane maupun peralatan keamanannya mampu menahan beban hingga 32 ton. Dan kapasitas dalam wahana tersebut sebenarnya hanya 10% dari ambang batas maksimal.
Pun demikian dengan crane yang gunakan juga memiliki digital indikator beban. Hal tersebut menunjukkan jika crane yang digunakan adalah crane terbaru alias crane tersebut sudah merupakan crane modern.
“Sebelumnya sudah diperhitunglan berkaitan dengan keamanannya. Crane tersebut mampu mengangkat 32 ton beban karena slink yang digunakan double,” paparnya.
Berkaitan dengan munculnya pro dan kontra, pihaknya akhirnya memutuskan menghentikan sementara operasional crane untuk Ngopi In The Sky. Pihaknya akan berusaha melengkapi dokumen perijinan terlebih dahulu sebelum melanjutkan wahana tersebut.
Polemik Ngopi In The Sky yang ditawarkan pengelola destinasi wisata Teras Kaca ini menjadi perhatian banyak kalangan. Jika Pemda DIY meminta pengelola untuk menghentikan operasi wahana tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno justru memberikan komentar yang berbeda. Melalui akun instagramnya @sandiuno, Sandiaga memposting foto dan video wahana Ngopi in tje sky di teras kaca tersebut.
Ia juga menuliskan caption, saya mendapat laporan bahwa setelah 4 hari beroperasi, wahana ‘Ngopi in The Sky’ di Gunung Kidul ini ditutup oleh Pemda setempat karena belum adanya izin dan juga belum memenuhi aspek keamanan dan keselamatan.
Namun, saya berharap dengan adanya sertifikasi seperti CHSE yang menjamin adanya keamanan serta adanya kemudahan dalam perizinan, atraksi wisata yang mendapat respon positif dari masyarakat dan telah membuka lapangan kerja baru ini dapat segera dibuka kembali.
Saya mendukung penuh ide-ide usaha inovatif masyarakat yang dapat meningkatkan sektor pariwisata dan membangkitan ekonomi di tengah pandemi. Kita harus bisa hadirkan atraksi wisata seperti di luar negeri #DilndonesiaAja.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa23 jam yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
