fbpx
Connect with us

Sosial

Relawan dan Armada Logistik Gunungkidul Ikut Diterjunkan Bantu Evakuasi Bencana Semeru

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (04/12/2021) kemarin yang mana sejumlah material dimuntahkan bersama dengan hujan abu yang terjadi di beberapa wilayah. Bencana yang terjadi tersebut menjadi perhatian banyak pihak, dari PMI Daerah Istimewa Yogyakarta mengirimkan armada dan relawan untuk misi kemanusiaan dan sosial di daerah tersebut.

Sebagaimana diketahui, akibat erupsi tersebut ada korban jiwa yang mana 22 orang diketahui meninggal dunia dan masih ada puluhan lain yang dinyatakan hilang. Disamping itu beberapa wilayah terdampak abu vulkanik. Ribuan orang yang terdampak harus mengungsi sementara waktu.

Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengungkapkan Selasa (07/12/2021) pagi tadi srbanyak 25 relawan gabungan dari DIY diberangkatkan untuk membantu proses evakuasi dan misi sosial lainnya di Lumajang, Jawa Timur. Selain relawan juga ada beberapa armada yang dibawa untuk membantu kegiatan di daerah tersebut.

“Ada 25 relawan dari DIY terdiri dari petugas administrasi, relawan yang nantinya akan bergabung dengan posko PMI Pusat. Dari Gunungkidul ada 2 orang yang nantinya akan dirolling,” papar Iswandoyo.

Kendaraan ini berupa grand max lengkap dengan perlengkapan, mulai dari perbekalan dan bantuan logistik, dan untuk membantu pembersihan lokasi yang terdampak debu vulkanik, serta kendaraan operasional yang membantu kelancaran penanganan bencana di Lumajang.

“Bencana ini mendorong semua untuk terlibat dalam penanganan. Apalagi kami bergerak dibidang sosial dan kemanusiaan, sehingga tergerak untuk membantu segala sesuatunya,” jelas dia.

Para relawan ini akan ditugaskan di sana selama 7 hari kedepan dengan fokus kerja pembersihan sisa-sisa material akibat erupsi yang menutup rumah warga, jalan dan fasilitas umum. Jika sekitanya masih dibutuhkan tentu relawan akan tetap ditugaskan namun dilakukan pergantian.

Adapun dari PMI DIY juga menggalang dana dan mendapatkan dana sebanyak 100 juta rupiah.

“Nanti kalau masih dibutuhkan tentu akan kami kirimkan relawan lagi sedangkan yang sudah bertugas kami tarik kembali ke wilayah. Tapi jika sekiranya sudah selesai ya dicukupkan,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler