Connect with us

Peristiwa

Rumah Ponidi Ambruk Saat Sedang Ditinggal Subuhan

Diterbitkan

pada

Panggang, (pidjar)–Sebuah rumah milik Ponidi (65) warga Padukuhan Sanglor 1, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, ambruk pada Selasa (18/01/2022) pagi tadi. Ambruknya rumah dikarenakan konstruksi bangunan yang sudah lapuk setelah sejak malam diguyur hujan deras. Beruntungnya saat kejadian penghuni rumah sedang tidak berada di dalam rumah sehingga tidak ditemukan korban luka-luka maupun korban jiwa dalam insiden ini.

Warga setempat, Ismuhadi, menyampaikan jika pada Senin (17/01/2022) malam cuaca di Padukuhan Sanglor 1, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang memang turun hujan dengan intensitas sedang. Dari pantauannya, hujan turun hingga Selasa (18/01/2022) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 06.30 WIB terdengar suara seperti kayu ambruk di sekitar wilayahnya. Ia yang langsung keluar rumah untuk mencari sumber suara mendapati rumahnya dalam kondisi ambruk.

Berita Lainnya  Dua Bencana Terjadi di Gedangsari dalam Sehari, Kerugian Mencapai Puluhan Juta

“Tadi malam hujan sampai jam 03.00 WIB, paginya rumah milik Ponidi roboh,” ucapnya.

Warga sekitar yang mengetahui rumah milik Ponidi ambruk kemudian bergegas mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan keadaan rumah serta keselamatan penghuninya. Warga lantas bekerja bakti untuk mengevakuasi material rumah yang ambruk.

Menurut Ismuhadi, ambruknya rumah milik Ponidi ini diduga karena konstruksi bangunan yang mayoritas kayu dan telah lapuk. Hal ini terlihat dari reruntuhan kayu yang ambruk.

“Kayunya memang sudah lapuk, itu yang roboh bagian kamar tidur dan dapur,” imbuh Ismuhadi.

Ia menambahkan, pada saat kejadian tiga penghuni rumah beruntungnya sedang tidak di dalam rumah sehingga tidak tertimpa reruntuhan rumah. Namun demikian, kerugian ditaksir mencapai Rp. 5 juta untuk memperbaiki ataupun membangun kembali reruntuhan rumah.

Berita Lainnya  Truk Bermuatan Bata Ringan Terperosok di Jalan Semin-Sukoharjo

“Korban nihil, karena penghuni sudah pada bangun subuhan. Kebutuhan mendesak sekarang terpal dan logistik, ini sudah laporan dan menunggu TRC BPBD,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler