Sosial
Sarat Prestasi, Dua Mahasiswa UNY Asal Gunungkidul Akan Dikirim ke Korea Selatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Senyum sumringah nampak pada dua mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta asal Kabupaten Gunungkidul. Keduanya yakni Yuli Dwi Saputri warga Desa Duwet, Kecamatan Wonosari dan juga Dika Andri Pradana warga Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo mendapatkan kehormatan untuk dikunjungi langsung oleh Rektor UNY, Prof. Dr. Sutrisna Wibowo M.Pd. Dalam kunjungan tersebut, rektor UNY memberikan hadiah laptop kepada kedua mahasiswa tersebut. Tak hanya itu, Yuli dan Dika juga akan dikirim ke Korea Selatan.
Yuli Dwi Saputri, mahasiswa S1 Teknik Elektro UNY tersebut tak menyangka apresiasi yang diberikan pihak rektorat UNY. Putri dari Mugi Hartono dan Sumilah warga Desa Duwet, Kecamatan Wonosari yang berprofesi sebagai petani tentunya merasa semakin termotivasi untuk semakin berprestasi, sebuah hal yang memang seakan menjadi hal yang rutin baginya. Sejak menempuh pendidikan di SMKN 2 Wonosari, Yuli memang telah mencetak banyak prestasi di tingkat regional. Tak hanya itu, ia juga lulus dengan nilai akademis yang tinggi.
Prestasi tersebut akhirnya mengantarkannya diterima di S1 Pendidikan Teknik Elektro pada tahun 2019 ini melalui jalur SNMPTN tanpa tes. Yuli sendiri juga sekaligus memperoleh beasiswa bidikmisi, karena keluarganya termasuk golongan kurang mampu dan ayahnya masih berjibaku melawan penyakit diabetes.
“Saya sangat kaget, Pak Rektor seperti sinsterklas yang memberi hadiah di malam Natal,” ucap Yuli haru.
Selain Yuli, seorang mahasiswa asal Kabupaten Gunungkidul juga memiliki prestasi yang tak kalah membanggakan. Dika Andri Pradana yang merupakan mahasiswa S1 Bahasa Jerman juga mendapatkan apresiasi dari Rektor UNY. Dika sendiri meraih dua medali sekaligus dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Denpasar, Bali beberapa waktu lalu. Satu medali emas untuk kategori presentasi, dan satu medali perak kategori poster.

Dika sendiri memang pantas mendapatkan penghargaan ini. Hal ini lantaran selain sarat prestasi, ia juga cukup sukses dalam mengaplikasikan ilmunya di masyarakat. Selama ini, di sela-sela kesibukannya menjadi mahasiswa, Dika giat memberikan pelatihan pengelolaan desa wisata secara intensif kepada karang taruna di Dusun Gerjo, Desa Grogol, Kecamatan Paliyan. Anak-anak muda setempat dilatih bagaimana menyambut wisatawan, kiat-kiat menjadi pemandu wisata, pelatihan Bahasa Inggris dasar, hingga studi analisis dan kajian bisnis terkait pariwisata.
Putra bungsu dari pasangan Sartana dan Susilawati ini berhasil melakukan penelitian dan pelatihan tersebut dengan cara menularkan praktik baik sekaligus pengalaman dari pengelolaan obyek wisata Goa Pindul. Dika cukup memahami kondisi obyek wisata ini karena tinggal di Bejiharjo, Karangmojo bersama kedua orang tuanya yang bekerja sebagai petani.
“Saya akan memanfaatkan apa yang telah diberi UNY untuk kemajuan daerah,” tekadnya.
Sementara itu, Rektor UNY Sutrisna Wibawa, kepada wartawan mengatakan, Natal adalah hari penuh cinta kasih dan kebahagiaan. Meskipun ia tak ikut merayakan, Sutrisna meyakini bahwa bukan berarti pihaknya tak dapat turut membagikan cinta kasih dan kebahagiaan serupa.
“Kami bersama Pak Bahron Rasyid, Kadisdikpora Gunungkidul memberikan apresiasi kepada para mahasiswa UNY yang berprestasi dan berasal dari golongan kurang mampu,” ungkap Sutrisna Selasa sore.
Apresiasi yang diberikan sendiri beragam, mulai dari laptop hingga beasiswa mengikuti seminar internasional ke Korea Selatan Mei 2020 mendatang. Apresiasi ini melengkapi beasiswa bidikmisi yang selama ini telah diberikan UNY kepada mereka yang berstatus sebagai anak berprestasi namun dari golongan yang kurang mampu.
“Sebagai bentuk apresiasi, kami membagikan laptop hingga beasiswa. Sebagai bentuk cinta kasih dan kebahagiaan kami kepada para mahasiswa yang telah berjuang untuk dirinya, keluarganya, dan almamater,” papar dia.
Melalui apresiasi tersebut, Sutrisna berharap kepedulian UNY kepada anak-anak seperti Dika dan Yuli dapat menjadi contoh dan dorongan bagi mahasiswa lainnya. Agar nantinya, para mahasiswa terus serius belajar, berkarya, dan berprestasi. Terlebih lagi, pasti setiap agama mendorong para umatnya untuk berkarya dan bermanfaat bagi sesama.
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
