Sosial
Sebulan Keluhkan Sakit, Ini Rekam Jejak Anggota Polisi Yang Jadi Pasien Positif Corona Kedua di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemuda berusia 18 tahun, warga Kecamatan Playen yang menjadi pasien positif covid-19 kedua di Gunungkidul saat ini dalam kondisi sehat. Diketahui, pemuda yang berporfesi sebagai aparat kepolisian itu sempat melakukan perjalanan ke Jakarta pada bulan Maret 2020 lalu. Yang bersangkutan menjalani pendidikan dinas. Pasien juga sempat melakukan rapid test dan menunjukan hasil negatif.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menjelaskan, pasien positif tersebut merupakan anggota polisi yang baru saja lulus dan dilantik pada 2 Maret 2020 silam. Kemudian pada sore harinya, ia melakukan perjalanan ke wilayah Jakarta untuk mengantarkan kakeknya.
“Dalam perjalanan itu, yang bersangkutan sempat mampir di fasilitas umum termasuk rumah makan,” kata Dewi, Senin (06/04/2020).
Pada tanggal 4 Maret dirinya pergi ke wilayah Janti, Yogyakarta untuk mengambil seragam. Di sana ia bertemu dengan beberapa orang rekannya.
“Pada tanggal 8 Maret 2020, dia merasakan keluhan, tapi tidak berobat, dia juga sempat ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamioro pada tanggal 9 Maret 2020,” terang Dewi.

Kemudian, lantaran terus merasakan sakit, pada tanggal 10 dan 11 Maret 2020, yang bersangkutan melakukan pemeriksaan di RS Panti Rahayu Kelor. Namun saat itu, rumah sakit belum mendeteksi adanya infeksi virus corona.
“Dia masih beraktifitas normal, bahkan rutin melakukan olahraga jogging sampai ke Jeruk, Kecamatan Wonosari untuk menjaga kondisi,” ucap dia.
Namun begitu, ia kembali merasakan sakit pada tanggal 25 Maret 2020. Sejak saat itu, dirinya kemudian ditetapkan sebagai PDP dan melakukan isolasi di RS Bhayangkara Yogyakarta hingga tanggal 31 Maret 2020.
“Di RS Bhayangkara dilakukan rapidtest hasilnya negatif tetapi hasil swab tenggorokan belum muncul. Baru tanggal 4 April 2020 ini keluar hasil lab positif covid 19,” ungkap Dewi.
Dewi menambahkan, mengetahui hasil tersebut, Dinas Kesehatan Gunungkidul langsung mendatangi lokasi dan melakukan tracking di keluarga tersebut. Pihaknya juga melakukan test terhadap keluarga yang berinteraksi dengan pasien positif teraebut.
“Kita melakukan pemeriksaan kontak rumah dan terkait 7 orang yang berinteraksi tidak ada keluhan tes rapid ada 4 orang, yakni ayah, ibu dan adik dan ART semua hasil negatif. Untuk yang 3 orang masih kita telusur, yakni 1 kakek di Jakarta dan 2 lainnya,” beber dia.
Untuk saat ini, pasien positif tersebut masih melakukan isolasi di rumah. Pihaknya akan berkoordinasi untuk nantinya menjalani perawatan di RS Pantirahayu, Kelor, Kecamatan Karangmojo.
“Sudah dikoordinasikan untuk nantinya bisa dirawat di RS Panti Rahayu, Kelor,” sambungnya.
Disinggung mengenai kemungkinan asal virus tersebut, Dewi belum bisa melakukan pengecekan. Namun begitu, dirinya lebih meyakini pasien terjangkit virus saat tengah berada di luar daerah.
“Kita tidak bisa berandai-andai, dia melakukan perjalanan ada kemungkinan di Jakarta tapi jarak jauh sekali waktunya, perlu penelusuran lebih dalam, apakah di Jakarta atau Jogja,” pungkas dia.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
