Pariwisata
Target PAD Naik Jadi 29 Miliar, Dinas Minta Pelaku Wisata Cegah Kebosanan Wisatawan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kendati dalam dua tahun tidak mencapai target, Dinas Pariwisata Gunungkidul terus meningkatkan target kunjungan wisatawan setiap tahunnya. Untuk tahun 2020 mendatang, Dinpar menaikan target pendapatan retribusi wisata menjadi Rp 29 Miliar. Jumlah ini meninggkat lebih dari satu miliar rupiah dari sebelumnya Rp 27,9 miliar. Guna terus meningkatkan kunjungan wisatawan, dinas menyebut perihal perlunya inovasi agar obyek wisata di Gunungkidul tidak membosankan.
Kepala Dinpar Gunungkidul, Asty Wijayanti menjelaskan, kenaikan target PAD retribusi pariwisata yang dipatok ini dilakukan seiring perkembangan dunia pariwisata di Gunungkidul. Menurutnya, target yang dipatok masih cukup realistis.
Untuk dapat mewujudkannya, pihaknya menekankan perlunya menghadirkan obyek wisata dengan konsep 3 A yaitu aksesbilitas, atraksi dan amenitas. Mulai dari aksesibilitas, atraksi semakin ditingkatkan, hingga penyediaan fasilitas di luar akomodasi yang dapat dimanfaatkan wisatawan selama berwisata atau amenitas.
“Agar dapat mencapai target kita sebenarnya butuh konsistensi dalam sarana prasarana, 3 A itu aksesibiltas, atraksi semakin rutin juga bagus, dan amenitas, pasti banyak wisatawan yang datang ke sini,” ujarnya, Rabu (18/12/2019).
Ia menjelaskan, selain masalah tersebut, kemunculan wisata baru juga terus diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Sebab dari hasil evaluasi yang dilakukan pihaknya, kedatangan wisatawan secara terus menerus dikarenakan adanya hal baru di Gunungkidul.

“Seperti saat ini ada HEHA Sky dan Pantai Ngrawe yang digarap sedemikian rupa mampu sehingga menarik wisatawan datang ke sini ( Gunungkidul). Jadi mereka yang ke sini tidak datang ke obyek wisata yang pernah dikunjungi, tetapi datang ke tempat yang baru dan belum pernah dilihat,” tuturnya.
Untuk itu, Asti menekankan pentingnya inovasi yang harus dilakukan sehingga tidak membuat wisatawan bosan datang ke Gunungkidul. Sebab, saat obyek tertentu tidak melakukan inovasi maka tidak akan laku dan berakhir dengan sepinya kunjungan. Hal ini tentunya sangat disayangkan lantaran jika dikelola dengan benar, obyek wisata bisa menjadi sumber penghidupan bagi pelaku wisata.
“Kita terus mendorong para pelaku wisata mulai dari pemerintah, masyarakat hingga para investor untuk melakukan inovasi dan menumbuhkan destinasi-destinasi yang baru. Kalau tidak ada inovasi maka akan mati dan tidak ada keberlanjutan,” terang dia.
Ia menambahkan, pihaknya sangat terbuka lebar bagi investor yang akan berinvestasi di Gunungkidul di sektor pariwisata. Sebab nantinya hal itu akan berdampak positif bagi perkembangan masyarakat.
“Investor akan kita dorong, kalau ada yang mau kerjasama dengan cara kami, salah satunya itu,” ujarnya.
Disinggung mengenai target PAD, untuk tahun ini diharapakannya bisa tercapai di libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Mengingat, capaian tahun ini masih berada di angka 77%.
“Kalau cuaca mendukung, harapannya bisa banyak yang masuk ke Gunungkidul. Mudah-mudahan libur yang dimulai dari tanggal 22 Desember sampai tahun baru itu obyek wisata bisa penuh dan target PAD 2019 bisa tercapai,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
