fbpx
Connect with us

Sosial

TMMD Sengkuyung 101, TNI Bangun Jalan Ratusan Meter di Desa Purwodadi

Published

on

Tepus,(pidjar.com)–Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak hanya menjadi garda terdepan menjaga keamanan Republik Indonesia. Namun saat ini TNI juga semakin giat melaksanakan pembangunan fisik maupun non fisik sampai di pelosok daerah. Selain giat dalam pengembangan pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional, TNI sejak beberapa waktu terakhir ini juga menggelar Tentara Manunggal Mbangun Desa (TMMD) Sengkuyung.

Seperti dalam TMMD Sengkuyung yang digelar jajaran Kodim 0730 Gunungkidul di Padukuhan Sureng 1, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Sejak April 2018 silam hingga penutupan pada hari Kamis (03/05/2018) ini, TNI telah merampungkan pembangunan jalan sepanjang 909 meter beserta barem-barem serta 3 unit Pos Kamling. Dana sebesar Rp 300 juta yang berasal dari APBD Provinsi dan APBD Gunungkidul digelontorkan untuk membangun fasilitas publik di Padukuhan Sureng 1. Selain itu, juga ada dana Rp 50 juta juga tercatat masuk dari swadaya masyarakat berbentuk material.

Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung ke 101 itu juga melakukan berbagai macam penyuluhan terkait kebangsaan dan penguatan rasa nasionalisme kepada kawula muda. Penyuluhan ini bertujuan agar nantinya, generasi muda bisa terbentengi paham-paham radikal dan isu hoax yang mengancam keutuhan bangsa.

Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Muh. Taufik Hanif Y. S.Sos mengatakan, dengan rampungnya pembangunan ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat. Sebab menurutnya, akses jalan merupakan hal terpenting yang secara nyata dapat membantu kemudahan masyarakat dalam melangsungkan aktifitas dan pada akhirnya memutar roda perekonomian.

"Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat atas suksesnya pembangunan ini. Tentu saja harapan kami nantinya dapat berguna bagi semua pihak dan memberikan dampak positif," kata Dandim, Kamis siang.

Pada kesempatan itu, Dandim sangat berharap agar TMMD tidak hanya menghasilkan output berupa fisik semata. Namun juga mampu membangun karakter bangsa, khususnya generasi mudanya.

"Hal ini penting, karena out put tersebut akan mendorong out come yang sangat berharga, yaitu generasi muda yang kompetitif dan kemandirian," imbuh dia.

Lebih lanjut dikatakannya, demi mewujudkan bangsa yang mandiri dan sejahtera dalam kerangka NKRI, maka berbagai hal positif yang telah dilakukan selama ini harus terus dilanjutkan bahkan dikembangkan. Di tengah badai krisis global dan epidemi virus kebangsaan, masyarakat dituntut agar mampu memelihara dan mengembangkan segenap potensi bangsa.

Selain masalah-masalah kebangsaan, TNI juga menyoroti Pilkada Serentak 2018. Dandim berharap momentum itu dapat digunakan sebaik-baiknya untuk memilih pemimpin yang transformatif serta memiliki komitmen dan integritas yang kuat kepada rakyatnya.

"Jangan menjadikan momentum pesta demokrasi ini hanya untuk memenuhi hasrat politik pribadi atau golongan," kata Taufik menyampaikan pesan Kasad.

Pungkasan, Dandim kembali menyuarakan harapannya melalui program fusik dan non fisik tersebut, TMMD dapat memberikan plat form atau Iandasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan cita-cita Bangsa lndonesua.

"Sesuai cita-cita yaitu mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler