Pendidikan
Viral Atap Gedung SDN Beji Rusak Hanya Ditutup Terpal, Dinas Pendidikan Anggarkan Perbaikan
Patuk, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adanya kerusakan pada bangunan SDN Beji, Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk menjadi perhatian sejumlah pihak. Kerusakan pada bagian atap ruang kelas 6 sekolah negeri tersebut memang menjadikan proses pembelajaran kerap terkendala khususnya saat musim penghujan seperti sekarang ini. Untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih luas, untuk sementara pihak sekolah kemudian menutup bagian atap dengan terpal agar tidak bocor dan merusak bagian bangunan lainnya.
Berkaitan dengan kabar kerusakan yang terjadi pada bangunan SDN Beji ini, Pemkab Gunungkidul menjanjikan akan segera memberikan anggaran perbaikan. Rencananya, perbaikan akan dilaksanakan pada tahun 2022 ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Winarno, mengungkapkan telah mendengar adanya informasi kerusakan pada bangunan SD N Beji. Informasi sendiri telah dilakukan tindak lanjut oleh jajarannya. Pihaknya sedang melakukan pendataan atas kerusakan yang terjadi. Ia menyampaikan jika dalam proses perbaikan nantinya kebutuhannya akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2022.
“Total anggaran perbaikan yang diperlukan belum bisa merinci ya, tapi yang jelas akan kami masukkan ke APBD Perubahan,” ungkapnya, Selasa (18/01/2022).
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kaitannya dengan perbaikan ataupun rehab gedung sekolah sebelumnya terdapat anggaran tersendiri yang bersifat swakelola. Namun demikian penggunaannya menurut Winarno adalah diperuntukan perbaikan-perbaikan ringan seperti pembangunan pagar serta pengecatan gedung sekolah.
“Tahun lalu itu sebenarnya sudah ada anggaran untuk rehab sekolah dengan swakelola,” imbuh Winarno.
Sementara itu, Kepala SDN Beji, Jumariyah, menyampaikan jumlah siswa di SDN Beji sebanyak 86 siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Sejak diberlakukannya pembelajaran di rumah akibat pandemi, menyebabkan gedung sekolah jarang didatangi sehingga kurang terpantau kondisinya. Ia mengungkapkan jika genteng terakhir diperbaiki pada bencana gempa tahun 2006 silam. Adanya genteng yang bocor memang sangat terasa ketika musim penghujan tiba. Berdasarkan hasil rapat, maka pihaknya pun untuk sementara menutup genteng yang bocor menggunakan terpal agar air tidak jatuh ke lantai ruangan.
“Sekarang kan sudah mulai pembelajaran tatap muka dan beberapa plafonnya memang jebol jadi sejak awal Januari kemarin sudah ditutup pakai terpal,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
