fbpx
Connect with us

Peristiwa

Api Berkobar di Pabrik Tiwul Instan

Diterbitkan

pada tanggal

Semanu,(pidjar.com)–Kebakaran hebat melanda Pabrik Tiwul Instan yang diketahui milik PT Sinar Sukses Sentosa terletak di Padukuhan Munggi RT 10, Desa Semanu, Kecamatan Semanu pada Sabtu (28/09/2019) malam tadi. Meski tidak sampai menimbulkan korban, namun demikian api yang berkobar sempat membakar sebagian stok gaplek di ruang produksi. Hingga berita ini dilansir, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitar ini. Tim pemadam kebakaran pun juga masih melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun, sejak Sabtu petang warga yang melintas di jalan tepat di sekitar pabrik tersebut mencium bau aneh, layaknya singkong yang dibakar. Namun kemunculan bau tersebut tidak langsung direspon oleh warga. Barulah sekitar pukul 19.00 WIB, warga mengetahui adanya kobaran api yang membumbung tinggi dari salah satu bangunan pabrik.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha melaporkan kejadian ini ke Polsek Semanu dan Pemadam Kebakaran. Tak berapa lama, petugas pun berdatangan untuk berusaha memadamkan api yang terus berkobar di dalam ruangan dan di atap bangunan.

Salah satu satpam Pabrik Tiwul Instan, Suharyono mengungkapkan, aktifitas di pabrik yang melakukan penggilingan gaplek tersebut berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Semula menurutnya tak ada tanda-tanda atau kejanggalan yang terjadi. Barulah sekitar pukul 19.00 WIB, ia dan rekannya mendapat laporan adanya kebakaran.

“Tadi langsung dicek, karena api cukup besar kemudian teman saya lapor ke polsek untuk dilakukan penanganan bersama,” terang Suharyono, saat ditemui di lokasi kejadian.

Adapun menurutnya, pada gudang tersebut terdapat sekitar 80 hingga 100 ton gaplek kering yang siap digiling. Sumber api sendiri sepengetahuan dia berasal dari sisi selatan. Di lokasi tersebut menurutnya diisi oleh tumpukan gaplek kering dan panel mesin penggilingan. Untuk berapa gaplek kering yng terbakar diperkirakan hanyalah seperempat dari jumlah yang ada.

Berita Lainnya  Laka Bus Terguling di Tanjakan Bundelan, 1 Meninggal Tergencet Badan Bus 17 Orang Luka

“Gaplek stok baru mungkin seperempat dari jumlah yang ada saja ndak sampai. Untung cepat tertangani tadi,” imbuh dia.

Pantauan di lokasi kejadian, banyak masyarakat yang berdatangan untuk melihat proses pemadaman api di bangunan penyimpanan gaplek dan penggilingan untuk diproduksi menjadi tiwul instan itu. Tak sedikit dari mereka yang mulai mengabadikan kejadian tersebut. Kendati cukup banyak warga yang berdatangan, namun tidak sampai mengganggu proses pemadaman.

Garis polisi pun dibentangkan di halaman gedung. Untuk diketahui, bangunan yang terbakar adalah bangunan yang berada di belakang bangunan utama, tempat ini dijadikan selain untuk menyimpan sebagian gaplek juga untuk penggilingan.

Ketua Regu Pemadam Kebakaran Gunungkidul, Widodo menjelaskan, dalam kejadian ini,  untuk proses pemadaman sendiri membutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam lamanya. Api memurutnya tergolong jinak, mudah dikuasai oleh tim pemadam. Hanya saja, memang karena material yang ada mudah terbakar, sehingga petugas sempat agak mengalami kesulitan. Setelah sempat berjibaku, api berhasil dikuasai dan tidak sampai merembet ke bangunan atau stok lainnya.

Berita Lainnya  Tinggal Sebatang Kara, Nenek 87 Tahun Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

“Jadi yang terbakar kan gaplek kering, di atas yang kita semprot air mungkin sudah terlihat padam, tapi belum tentu bawahnya sudah padam. Masih ada percikan api yang menyala dan berpotensi menimbulkan api besar, ini yang sedang kami cari,” ucap Widodo.

Sekitar pukul 21.15 WIB tadi, api berhasil dipadamkan kemudian terdapat beberapa tumpukan kardus dan gaplek yang kemudian dilokalisir untuk upaya pendinginan agar tidak berpotensi kebakaran kembali.

“Ndak ada korban jiwa karena aktifitas produksi kan tidak ada. Tadi kita bawa 3 mobil tanki semua kami gunakan untuk pemadaman dan airnya habis, untuk GES sendiri juga kami bawa,” tambah dia.

Dari pihak kepolisian dan TNI pun juga hadir dalam penanganan dan pengamanan. Bahkan tak hanya dari Polsek Semanu, personil dari Polres Gunungkidul baik dari Satreskrim maupun Sabhara pun juga diterjunkan dalam penyelidikan dan pengamanan di lokasi dan di jalan.

Kasi Humas Polsek Semanu, Aiptu Ngadiranto dan Kanit Reskrim Polsek Semanu, Iptu Sujino menerangkan, pihaknya masih belum dapat memastikan mengenai penyebab tempat penyimpanan gaplek ini terbakar. Namun, disinyalir kebakaran dipicu lantaran adanya korsleting listrik yang terjadi saat ruangan dalam kondisi kosong.

“Dibantu dari Polres Gunungkidul kami akan melakukan penyelidikan, malam ini yang terpenting aman dan sudah tertangani. Untuk olah TKP kami koordinasikan lagi, kerugian pun juga belum bisa diperkirakan,” ujar Aiptu Ngadiranto.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler