fbpx
Connect with us

Peristiwa

Berkendara Ugal-ugalan Hingga Hantam Warung Lesehan, 2 Pemotor Mabuk Dimassa Warga

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Nasib dobel apes harus dialami oleh dua orang pemuda pengendara motor pada Senin (04/06/2018) malam. Selain harus menahan sakit setelah terlibat kecelakaan di Jalan Veteran, Kepek, Kecamatan Wonosari, keduanya yang saat itu dalam kondisi mabuk juga harus menjadi sasaran kemarahan warga setempat. Warga geram lantaran kedua pemuda tersebut berkendara secara ugal-ugalan sebelum akhirnya menghantam sebuah warung lesehan. Akibat amukan warga tersebut, kedua pemotor tersebut sempat harus menjalani perawatan di RSUD Wonosari karena mengalami sejumlah luka lebam di bagian muka dan tubuhnya.

Kejadian bermula ketika Tomy warga Siyono Tengah, Desa Logandeng, Kecamatan Playen bersama Jamali, warga Desa Mulo, Kecamatan Wonosari melaju dari arah utara menuju selatan. Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di depan Perumahan Perintis, Tomy dan Jamali yang ketika itu berkendara secara ugal-ugalan bersenggolan dengan mobil berjenis sedan. Benturan tersebut kemudian menyebabkan sepeda motor Suzuki Smash yang dikendarai keduanya oleng dan meluncur tak terkendali ke kanan jalan. Motor tersebut baru berhenti setelah menghantam sebuah warung lesehan hingga porak poranda. Sepeda motor bahkan sampai masuk ke dalam area tenda dan menabrak gerobak.

Melihat kejadian tersebut, warga maupun pengguna jalan langsung berkerumun di lokasi kejadian. Diduga lantaran gemas dengan perilaku berkendara keduanya yang sampai merugikan pedagang lesehan tersebut, emosi warga pun menjadi tak terkendali. Keduanya langsung menjadi bulan-bulanan warga. Sejumlah pukulan dan tendangan harus diterima oleh keduanya.

Salah seorang pengunjung warung lesehan, Kuntari Puspandari,, warga Padukuhan Purbosari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari mengungkapkan, kejadian tersebut memang berlangsung sangat cepat. Sejumlah warga melihat bahwa selepas dari arah alun-alun, kedua pemotor tersebut memang sudah melaju zig-zag.

“Kelihatannya mereka memang sedang mabuk berat,” kata Kuntari, Senin malam.

Menurut Kuntari, para pengunjung lesehan yang memang saat itu tengah menikmati buka puasa bisa dibilang cukup beruntung. Pasalnya sepeda motor tersebut meski masuk ke area tenda namun tak sampai naik ke trotoar tempat para pengunjung tengah asyik makan.

“Ya tadi memang sempat dimassa oleh warga sini yang jengkel, tapi untungnya ada petugas kepolisian yang datang dan mengamankan keduanya,” ucap dia.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, anggota Unit Laka Polres Gunungkidul, Bripka Doni menjelaskan bahwa peristiwa kecelakaan tersebut tidak ditangani oleh pihaknya. Selain lantaran kejadian ini merupakan kecelakaan tunggal, kedua belah pihak baik keluarga pengendara motor maupun pemilik warung lesehan sudah memutuskan untuk berdamai.

“Akan diselesaikan dengan jalan musyawarah,” jelas Doni.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler