fbpx
Connect with us

Pendidikan

Dinas Kesehatan: Ada Penularan Siswa, Belum Semua Sekolah Siap Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Menyusul dengan adanya sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) yang terpapar covid19, menjadi bahan untuk evaluasi dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) telah mengeluarkan kebijakan resmi agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SD Negeri 1 Panggang ditunda dahulu dan dialihkan kembali melalui pembelajaran daring, paling tidak untuk sementara. Masih belum diketahui kapan sekolah tersebut kembali diperbolehkan untuk menggelar PTM di sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Gunungkidul, Ali Ridlo menyampaikan, telah diputuskan bahwa pasca positifnya hasil tes antigen sejumlah siswa di SD Negeri Panggang, maka PTM di sekolah tersebut dihentikan. Disdikpora sendiri saat ini tengah melakukan pembahasan berkaitan dengan hal tersebut secara lebih mendalam.

Ia melanjutkan, hal yang sama juga akan berlaku di sekolah-sekolah lainnya. Jika nantinya ditemukan penularan di lingkungan sekolah, maka pembelajran tatap muka di sekolah tersebut otomatis dihentikan untuk sementara dan dialihkan ke pembelajaran online.

Durasi waktu pengalihan pembelajaran daring di SD Negeri 1 Panggang sendiri belum dapat diperkirakan. Karena saat ini masih dalam proses tracing untuk mengetahui sejauh mana penularan yang terjadi. Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil tes covid19 ke sejumlah siswa dan guru yang berkontak dengan siswa yang terpapar covid19.

“Sekarang kita menunggu hasilnya sekaligus evaluasi untuk keputusan lebih lanjut,” ucap Ali, Sabtu (25/09/2021) siang.

Berdasarkan informasi, dari jumlah 28 siswa kelas V SDN 1 Panggang, ada sejumlah 5 siswa terpapar covid19. Sedangkan tracing yang dilakukan juga menyasar 25 siswa kelas VI SDN 1 Panggang yang hasilnya belum keluar. Lebih lanjut, Ali mengungkapkan jika terjadinya penularan covid19 di SDN 1 Panggang tidak mempengaruhi proses pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan sekolah lainnya.

“Tapi jika nanti ditemukan ada penularan, maka PTM di sekolah tersebut akan distop,” beber dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, berharap adanya evaluasi yang dilakukan oleh Disdikpora Gunungkidul terkait adanya penularan covid19 di lingkungan sekolah. Menurutnya, dengan adanya penularan tersebut, menunjukkan belum sepenuhnya sekolah siap untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Ia berharap Disdikpora maupun sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka dapat melakukan persiapan yang lebih matang. Ia tak mempermasalahkan jika sekolah menggelar pembelajaran tatap muka, namun dengan catatan sekolah dalam kondisi benar-benar siap dengan prosedur pencegahan covid19.

“Kami harap ada evaluasi yang dilakukan oleh Dinas terkait, tentu perlu ada seleksi sekolah yang bisa memulai pembelajaran tatap muka terbatas atau yang belum siap,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler