fbpx
Connect with us

Hukum

Gara-gara Bleyeran, Sujianto Dikeroyok di Jalanan

Diterbitkan

pada

BDG

Saptosari,(pidjar.com)–Sujianto (26) warga Padukuhan Tukangan, Kalurahan Tegal Panggung, Kapanewon Danurejan, Yogyakart menjadi korban penganiayaan di jalanan pada Rabu (28/09/2022) siang. Saat ini unit Reskrim Polsek Saptosari tengah mendalami perkara tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Diduga kuat, insiden ini terjadi lantaran adanya kesalahpahaman di jalanan.

Kapolsek Saptosari, AKP Kusnan Priyono mengungkapkan, kejadian ini bermula ketika Sujianto bersama dengan 2 orang lainnya hendak membeli makan di wilayah Jetis, Kapanewon Saptosari. Mereka menggunakan motor RX King melaju dari arah barat menuju Saptosari. Sesampainya di Padukuhan Jetis, sepeda motor RX King yang dikendarai Sujianto mengalami masalah. Korban lantas membleyer motornya dan menimbulkan suara bising.

Berita Lainnya  Telah Beraksi di 20 Tempat, Komplotan Pencuri Lintas Daerah Tersandung Saat Beraksi di Gunungkidul

Ternyata, ada seseorang yang terganggu dengan suara bising tersebut. Dimungkinkan, Sujianto dianggap menantang. Berselang beberapa saat, rombongan Sujianto bersama dengan beberapa orang temannya ini kemudian dikejar oleh sejumlah orang dengan menggunakan sejumlah sepeda motor. Merasa tak bersalah, Sujianto lantas berhenti. Adu mulut pun terjadi di jalan. Dalam situasi yang panas ini, para pelaku yang berjumlah 5 orang langsung kalap. Mereka lantas mengeroyok korban. Kalah jumlah dan tenaga, Sujiyanto hanya bisa pasrah mendapatkan sejumlah pukulan dan tendangan.

Beruntung insiden ini tak berlangsung lama. Sejumlah warga dan pengguna jalan kemudian melerai keributan.

“Akibat penganiayaan, korban mengalami luka memar di bagian wajah dan memar dan di bahu,” terang AKP Kusnan Priyono.

Tak terima dengan perlakuan yang ia terima, Sujianto kemudian melaporkannya ke Polsek Saptosari. Kapolsek Saptosari, AKP Kusnan menyebut, laporan ini telah ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Saptosari. Petugas saat ini masih mendalami dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berita Lainnya  Nyambi Jadi Calo PNS Palsu, Pria Mengaku Wartawan Media KPK Dijebloskan ke Penjara

“Korban sudah kami mintai keterangan, agenda selanjutnya para saksi kemudian juga terduga pelaku,” jelasnya.

“Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi. Ini hanya misskomunikasi, bukan termasuk kejahatan jalanan karena antara korban dan pelaku ada yang saling kenal,” tutup Kusnan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler