Hukum
Gara-gara Bleyeran, Sujianto Dikeroyok di Jalanan
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sujianto (26) warga Padukuhan Tukangan, Kalurahan Tegal Panggung, Kapanewon Danurejan, Yogyakart menjadi korban penganiayaan di jalanan pada Rabu (28/09/2022) siang. Saat ini unit Reskrim Polsek Saptosari tengah mendalami perkara tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Diduga kuat, insiden ini terjadi lantaran adanya kesalahpahaman di jalanan.
Kapolsek Saptosari, AKP Kusnan Priyono mengungkapkan, kejadian ini bermula ketika Sujianto bersama dengan 2 orang lainnya hendak membeli makan di wilayah Jetis, Kapanewon Saptosari. Mereka menggunakan motor RX King melaju dari arah barat menuju Saptosari. Sesampainya di Padukuhan Jetis, sepeda motor RX King yang dikendarai Sujianto mengalami masalah. Korban lantas membleyer motornya dan menimbulkan suara bising.
Ternyata, ada seseorang yang terganggu dengan suara bising tersebut. Dimungkinkan, Sujianto dianggap menantang. Berselang beberapa saat, rombongan Sujianto bersama dengan beberapa orang temannya ini kemudian dikejar oleh sejumlah orang dengan menggunakan sejumlah sepeda motor. Merasa tak bersalah, Sujianto lantas berhenti. Adu mulut pun terjadi di jalan. Dalam situasi yang panas ini, para pelaku yang berjumlah 5 orang langsung kalap. Mereka lantas mengeroyok korban. Kalah jumlah dan tenaga, Sujiyanto hanya bisa pasrah mendapatkan sejumlah pukulan dan tendangan.
Beruntung insiden ini tak berlangsung lama. Sejumlah warga dan pengguna jalan kemudian melerai keributan.
“Akibat penganiayaan, korban mengalami luka memar di bagian wajah dan memar dan di bahu,” terang AKP Kusnan Priyono.

Tak terima dengan perlakuan yang ia terima, Sujianto kemudian melaporkannya ke Polsek Saptosari. Kapolsek Saptosari, AKP Kusnan menyebut, laporan ini telah ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Saptosari. Petugas saat ini masih mendalami dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Korban sudah kami mintai keterangan, agenda selanjutnya para saksi kemudian juga terduga pelaku,” jelasnya.
“Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi. Ini hanya misskomunikasi, bukan termasuk kejahatan jalanan karena antara korban dan pelaku ada yang saling kenal,” tutup Kusnan.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized1 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
