Connect with us

Sosial

Gemar Makan Ikan Masih Hanya Sebatas Slogan, Potensi Perikanan Gunungkidul Tak Kunjung Maksimal

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Potensi perikanan di kabupaten Gunungkidul sebenarnya sangatlah besar. Selama ini, berbicara sektor perikanan Gunungkidul, sangat erat kaitannya dengan ikan laut. Padahal, Gunungkidul sebenarnya juga memiliki potensi besar untuk pengembangan ikan air tawar. Faktor sumber daya manusia dan sarana serta prasarana yang masih belum begitu memadahi membuat sektor ini masih belum maksimal perkembangannya. Selain itu, kampanye gemar makan ikan di Gunungkidul sendiri dinilai masih hanya sebatas slogan semata. Dalam penerapan sehari-hari, komoditi ikan masih kalah dengan tingkat konsumsi ayam.

Sektor perikanan, khususnya dalam hal pengolahan jika dikembangkan maksimal akan memiliki peranan penting sebagai penyumbang komoditas unggulan. Berkaca dari hal ini, Dinas Kelautan dan Perikanan terus berusaha mengoptimalkan sejumlah program berkaitan dengan peningkatan kapasitas penangkapan dan pengolahan ikan air laut maupun air tawar.

Berita Lainnya  Gedung TBG Masih Rusak Akibat Gempa, Anggaran Perbaikan Diusulkan 3,9 Miliar

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, besarnya potensi perikanan yang ada di bumi handayani terbentur keterbatasan dan kekurangan. Sehingga kemudian, potensi ini masih belum daat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Gunungkidul. Untuk itu, pembinaan terus diberikan meski dengan keterbatasan.

“Pada perikanan tangkap maupun budidaya terus dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan yang baru untuk memaksimalkan kemampuan mereka dalam tangkap ikan, pengolahan hingga penjualan,” kata Krisna Berlian, Jumat (17/07/2020).

Adapun potensi yang cukup besar itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal lantaran adanya keterbatasan sarana prasaran tangkap serta kemampuan nelayan yang masih tergolong tradisional. Penerapan metode kuno ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap kapasitas produksi.

“Kalau untuk pengolahan pun sama, belum maksimal pula. Jadi di DKP juga ada program binaan pengolahan ikan. Ini penting untuk meningkatkan nilai jualnya,” imbuh dia.

Sementara itu, Wakil DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho juga mengakui perihal potensi ikan laut dan tawar di Gunungkidul yang luar biasa. Bahkan jika masyarakat mampu membaca sektor ini, merupakan peluang peningkatan kesejahteraan yang sangat menjanjikan. Ia melihat ada perkembangan positif di mana sejak beberapa tahun terakhir, masyarakat memang sudah mulai terbuka pemikirannya.

Berita Lainnya  Jadwal dan Layanan SIM Masuk Desa dan SIM Station Satlantas Polres Gunungkidul

Mulai ada kelompok-kelompok perikanan yang dibentuk dan mendapat perhatian dan pembinaan dari dinas. Dari situ, mereka mulai mrngembangkan, upaya peningkatan kapasitas tangkap ikan dan jumlah budidaya, pengolahan menjadi sebuah produk bernilai ekonomi tinggi serta upaya lainnya.

“Sebenarnya kita itu banyak potensi. Di Baron, Drini, Ngrenehan, Gesing dan Sadeng itu luar biasa. Tinggal bagaimana memanfaatkannya,” kata Heri Nugroho.

Sebagai contoh dan mimpi besar dalam membangun Gunungkidul yang lebih maju, ia mengusulkan agar ada dibuat karamba di tengah laut untuk ikan tuna. Dengan demikian, nantinya potensi perikanan akan lebih maju begitu pula dengan sektor perekonomian.

“Harusnya ada investor masuk buat karamba ikan tuna di laut Gunungkidul. Dijamin peningkatan ekonomi lebih cepat,”tambahnya.

Untuk budidaya ikan tawar pun juga diharapkan demikian. Masyarakat mulai perlahan membaca pekuang yang ada. Inoveasi dengan membuat olahan-olahan makanan yang lebih modern, selain lebih diminati juga membuat nilai ekonomi ikan menjadi jauh lebih tinggi.

Berita Lainnya  Tulis Pesan Terakhir di Tembok Kuburan, Korban Gantung Diri Tak Mau Dimasukan ke Dalam Peti

“Gemar makan ikan masih sebatas slogan. Masih kalah dengan ayam potong, itu yang harus diubah. Dengan potensi yang melimpah harusnya bisa,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata15 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler