Peristiwa
Laka Tunggal di Ponjong Renggut Nyawa Pemuda 19 Tahun
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Semanu-Bedoyo tepatnya di Padukuhan Gunungkrambil, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong pada Rabu (31/03/2021) siang tadi. Satu korban meninggal dunia pasca kejadian tersebut, sedangkan satu orang lain masih menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisinya yang mengalami luka serius dan tidak sadarkan diri.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 12.30 WIB. Sepeda motor jenis Honda GL nopol AD 4513 TF dikendarai oleh Sendi Dikalukmana (19) warga Padukuhan Jimbaran, Kalurahan Tambakromo, Kapanewon Ponjong melaju dari arah Semanu menuju Bedoyo.
Sesampainya di lokasi kejadian tiba-tiba kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi hilang kendali dan melaju tak terarah. Kendaraan oleng ke kiri, keluar dari jalan aspal dan menabrak selokan di pinggir jalan. Tak hanya itu, kendaraan dan pengendara motor juga terpental dan menghantam pohon yang ada di pinggir jalan tersebut.
Sendi yang terpental dari kendaraan bahkan jatuh dalam posisi tersungkur dengan bagian wajah kebawah menghantam tanah bebatuan di pinggiran jalan. Akibat luka yang diderita korban kemudian meninggal dunia.
“Benar ada kecelakaan tersebut. Satu orang meninggal dunia,” kata Iptu Soni Yuniawan, Kanit Laka Polres Gunungkidul.

Sementara pembonceng Dadan Saputra (21) warga Jimbaran, Kalurahan Tambakromo yang merupakan pembonceng mengalami luka memar dan lecet di dahi, hidung memar, mulut memar akibat benturan. Dadan pasca kejadian tidak sadarkan diri dan dirawat di RSUD Wonosari.
Pihak kepolisian siang tadi sempat mengalami kesulitan dalam mengetahui identitas para korban kecelakaan itu. Dikarenakan keduanya tidak membawa identitas, dan handphone korban pecah akibat benturan keras yang terjadi.
“Iya sempat kesulitan dalam mengetahui identitasnya karena tidak membawa surat identitas. Bahkan tadi sempat dishare ke grup media untuk membantu mencari keluarga dan identitasnya,” imbuh dia.
Lurah Sidorejo, Sidik Nur Safei mengatakan, siang tadi tidak ada warganya yang mengetahui secara persis bagaimana kejadian yang dialami oleh dua pemuda twrsebut. Tahu-tahu keduanya sudah dalam kondisi terluka, dimana satu orang sudah tidak sadarkan diri dan satu orang masih dalam kondisi setengah sadar.
“Tidak ada yang tahu. Tapi sebelum mengetahui warga hanya mendengar terikan dari jalan,” ucap Sidik.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
