Connect with us

Info Ringan

Lima Film Horror Indonesia yang Dapat Menemani Berakhir Pekan di Rumah

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam genre film lndnesia, paling dominan di tanah air yaitu genre horor. Entah karena biaya produksi yang relatif murah atau karena Indonesia lekat dengan mistis, nyatanya genre ini masih jadi unggulan di bioskop lokal. Tradisi perfilman Indonesia juga mendukung, ini karena sejak dulu genre horor ditujukan untuk menarik permirsa bersanding dengan genre komedi. Memang, industri film Indonesia tak lepas dari genre komedi dan horor. Bukan karena apa-apa, kondisi psikologis masyarakat Indonesia memang cenderung menyukai film dengan cerita yang ringan.

Tak seperti genre drama yang mengharuskan penonton berpikir agar tahu betul alur ceritanya. Tak cuma film horor baru, film lama juga masih menyajikan keseraman yang membuat bulu roma berdiri. Jika Anda ingin menghabiskan akhir pekan dengan menonton film horror, berikut beberapa film seram buatan anak negeri yang cukup menjadi favorit dirangkum dari berbagai sumber.

Berita Lainnya  Lima Menu Sarapan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi

Sebelum Iblis Menjemput

Film ini mulai tayang pada 9 Agustus 2018, dengan sutradara Timo Tjahjanto. Film ini diperankan oleh Pevita Pearce, Chelsea Islan, Samo Rafael, Ruth Marini, Ray Sahetapy, Karina Suwandi, Hadijah dan Kinaryosih. Film “Ketika Iblis Menjemput” bercerita tentang Alfie (Chelsea Islan) dengan hidup yang kelam. Ibu-nya yang paruh baya meninggal dengan misterius. Sang ayah yang bernama Lesmana (Ray Sahetapy), kemudian meninggalkan Alfie dan menikah kembali dengan seorang wanita cantik yang sudah memiliki dua orang anak. Tak lama setelah itu, sang ayah sakit keras secara misterius. Rupanya ia menyimpan kisah mengerikan di balik itu.

Kafir – Bersekutu Dengan Setan

Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, dengan pemeran Putri Ayudya, Sujiwo Tejo, Indah Permatasari, Rangga Azof dan Nadya Arina. Film ini berkisah tentang kebahagiaan sebuah keluarga, yang tiba-tiba berubah menjadi menyeramkan setelah kematian sang ayah.  Sang anak pun mencoba mengungkap fakta teror demi teror yang menimpa keluarga mereka setelah kepergian sang ayah.

Berita Lainnya  Tujuh Trik Menghias Ruangan dengan Bunga Plastik

Jalangkung

Jelangkung mengisahkan tentang emapat sekawan yang memang tengah berburu tempat-tempat angker guna mendapatkan pengalaman mistis. Sayangnya, hal tersebut nggak mereka dapatkan sampai pada kunjungan mereka ke desa Angkerbatu di Jawa Barat. Singkat cerita, Soni, salah satu dari empat sekawan tersebut memutuskan untuk menggunakan ritual Jelangkung untuk mendapatkan ilmu gaib. Setelah itu, justru malapetaka yang akan menghantui empat sekawan ini.

Macabre

Film horror Indonesia ini menceritakan sepasang suami istri dan bayi mereka yang hendak berlibur ke Bandung bersama teman dan saudara mereka. Ditengah perjalanan, mereka bertemu Maya, seorang gadis yang mengaku baru saja dirampok. Berniat menolong Maya, mereka kemudian mengantarkan Maya pulang kerumahnya. Di rumah tersebut, seorang wanita misterius bernama Dara menyambut mereka. Di sinilah satu persatu mereka terjebak dalam permainan Dara yang menjadikan nyawa sebagai taruhannya.

Berita Lainnya  Lima Tips Mencegah Kulit

Keramat

Film yang menggunakan teknik pengambilan gambar subjektif bertema Found Footage ini mengisahkan tentang para kru film “Menari Di Atas Angin” beserta pemain- pemainnya yang melakukan perjalanan ke Yogyakarta untuk mencari lokasi untuk syuting dan proses pra-produksi lainnya. Sesampainya di tempat terpecil di Yogyakarta ternyata banyak kejadian aneh yang terjadi disana termasuk kejadian Migi, sang pemeran utama wanita, yang kesurupan lalu hilang dibawa ke alam gaib.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler