fbpx
Connect with us

Info Ringan

Melongok Fathina Zhafir, Bocah Youtuber Lucu Berusia 3 Tahun Asal Baleharjo

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Belakangan ini trend youtuber mulai merambah generasi milenial di Gunungkidul. Tak sedikit anak muda yang berlomba membuat konten baru untuk mendapatkan viewer dan subscriber yang banyak. Beragam konten tentunya menjadi tema para youtuber ini. Mulai dari komedi, aktifitas sehari-hari, edukasi dan kejadian menonjol yang terjadi di Bumi Handayani.

Tak hanya kaum pemuda tanggung, bahkan di Gunungkidul ada juga anak-anak berusia sekitar 3 tahun yang juga turut menjadi youtuber dadakan. Adalah Fathina Zhafir putri pertama Aditya dan pasangan warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari yang saat ini kian eksis di media sosial baik youtube maupun instagram. Beberapa konten aktifitas sehari-hari bocah lucu ini dipadukan dengan lelucon menjadi ciri khas chanel youtubenya.

Aditya mengatakan alasanya membuatkan chanel youtube untuk anaknya ini untuk memberikan hiburan bagi penikmat chanel youtubenya. Selain itu, memberikan edukasi bagi anak-anak lainnya, dimana agar anak seusia 3 tahunan tidak malu dihadapkan kamera. Mereka bisa berekspresi bagaimana pun, dengan bantuan dan tuntunan orang tua.

“Awalnya hanya saya kenalkan, toh dia juga mengerti to biasanya lihat konten anak-anak.  Saya juga ingin meningkatkan kreatifitasnya khususnya di depan kamera dan lainnya,” terang Aditya, Senin (04/11).

Tema yang diusung pada chanel youtubenya itu masih belum fokus satu tema. Karena untuk pembuatan video sendiri tergantung dengan mood anak dan permintaan. Biasanya jika sedang mood dengan sendirinya bocah 3 tahun tersebut akan meminta dibuatkan konten.

Berita Lainnya  Tujuh Tipe Foto Si Kecil yang Seharusnya Tidak Diupload di Media Sosial

“Saya ndak patok setiap saat buat konten. Kalau anaknya lagi mood ya bikin video, kalau ndak ya ndak masalah. Wong ini juga hanya hiburan saja,” tambah dia.

“Kalau kedepan mau bagaimana juga belum tahu. Yang terpenting anaknya nyaman, semua hanya mengalir saja. Nak bocahe suka sama konten kreator nantinya ya saya dukung terus,” imbuhnya.

Disinggung mengenai pendapatan dari pembuatan konten di youtube, menurutnya bukanlah orientasinya dalam membuat chanel youtube di era digitalisasi ini. Menurut dia uang itu hanya sekedar bonus dari karya-karya anaknya itu. Yang terpenting bagi dia, konten yang disuguhkan masih dapat menghibur penonton dan memberikan edukasi bagi khalayak umum.

“Dari durasi penayangan youtube dan subscribernya sudah hampir memenuhi persyaratan mendapatkan komisi dari youtube memang, tapi itu bukan orientasi kami,” ucapnya.

Pada chanel youtube bocah 3 tahun ini, masing-masing konten ada yang penayangannya hingga ribuan kali ditonton. Bocah ini pun beberapa waktu lalu juga cukup menjadi idola kaum muda karena tingkah laku yang lucu layaknya selebgram.

Berita Lainnya  Trendy dengan Sepatu Boots

Sementara itu, youtuber asal Gunungkidul lainnya yang lebih dulu dikenal khalayak adalah Fariz Hanafi warga Desa Plembutan, Kecamatan Playen. Beberapa waktu lalu, ia dikenal di dunia maya lantaran konten youtubenya yang mengusung tema tutorial ngarit (mencari pakan ternak). Dari situ, pemuda tersebut kemudian mengembangkan keratifitasnya yang mempadu padankan kegiatan dia sehari-hari di rumahnya.

Mulai dari mencari pakan ternak, hingga beberapa kegiatan yang akrab dilakukan oleh warga Gunungkidul. Secara menyeluruh, konten yang dibuat oleh Fariz sendiri berkaitan dengan Gunungkidul tanah kelahirannya. Ia berusaha mengenalkan Bumi handayani dari dunia maya dengan logat bahasa jawa dan aktifitas keseharian yang dilakukan.

“Awalnya hanya iseng-iseng sih, tapi karena ada banyak dukungan dan memang saya ingin mengenalkan Gunungkidul dari dunia maya jadi keterusan,” terang Fariz beberapa waktu lalu.

Saat ini youtube memang digandrungi karena tampilan dan tontonan yang disuguhkan beragam. Beberapa orang juga mulai menekuni membuat konten untuk memberikan informasi berkaitan dengan kegiatan yang tengah digelar hingga kejadian yang terjadi di wilayah sekitar. Misalnya beberapa waktu lalu, ada pemindahan batu manten di kawasan JJLS atau berkaitan dengan budaya dan hal-hal lainnya yang mengundang penasaran banyak orang.

 

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler