Pemerintahan
Operasi Pasar Murni di 2 Desa, Dinas Akan Bawa 8 Ton Beras Murah Berkualitas Baik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta bersama dengan Persatuan Penggiling Padi (Perpadi) berencana akan menggelar operasi pasar murni untuk desa di DIY. Dalam operasi pasar ini, pemerintah akan menjual beras dengan harga murah. Beras berkualitas premium dikemas dengan berat lima kilogram akan dijual dengan harga Rp 43.000,-. Sehingga satu kilogram beras hanya dihargai Rp. 8.600,-.
Namun demikian, peminat operasi pasar murni saat ini relatif kecil. Hal tersebut lantaran harga beras cenderung stabil yakni di kisaran Rp. 10.000,- per kilogramnya. Harga yang tak terpaut jauh inilah yang membuat masyarakat enggan untuk memanfaatkannya.
Kasi P3KTN Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag DIY, Sabar menjelaskasn, di Kabupaten Gunungkidul hanya dua desa yang mengajukan operasi pasar murni. Keduanya yakni Desa Sodo sebanyak 360 paket dan Desa Giring sebanyak 450 paket. Dua desa di Kecamatan Paliyan tersebut rencananya akan didistribusikan beras murah pada Kamis (05/12/2019) mendatang.
“Meski permohonan hanya sekitar 900 paket, namun kami akan membawa 8 ton beras dengan harapan setelah masyarakat mengetahui kualitas beras yang kami bawa, akan lebih tertarik,” ungkap Sabar saat dikonfirmasi, Rabu (04/12/2019).
Lebih lanjut Sabar mengatakan, berbeda dengan operasi pasar murni sebelumnya, untuk operasi pasar kali ini, masyarakat di seluruh desa di DIY pun relarif kurang berminat. Menurutnya hal tersebut lantaran harga beras yang stabil.
“Hanya pada kisaran permintaan di bawah 8 ton dalam setiap operasi pasar yang kita gelar,” ujar dia.
Terpisah, Kabid Perdagangan, Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih menambahkan, sejak jauh-jauh hari pihaknya telah memberi tahu ke desa akan diadakan operasi pasar murni. Adapun operasi pasar murni sendiri akan diselenggarakan hinggal 10 Desember mendatang.
“Desa yang mengajukan ke kami, akan kami sampaikan ke Disperindag DIY kemudian langsung berkoordinasi dengan Bulog untuk mengirim komoditi tersebut sesuai kebutuhan, jadi jika ada desa yang akan mengajukan masih kami tunggu hingga 10 Desember,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized4 minggu yang laluPelaku Pencurian Pompa Sibel dan Kabel Pengairan di Ngawis Berhasil Dibekuk Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
