fbpx
Connect with us

Kriminal

Pamit Angkut Lemari, Pria Gadaikan Mobil Pick Up

Diterbitkan

pada

BDG

Ngawen,(pidjar.com)– Pemuda berinisial T (29) warga Trucuk, Klaten, diamankan jajaran Kepolisian Polsek Ngawen setelah menggelapkan sebuah mobil Daihatsu Grandmax milik Jimin (49) warga Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen. Pelaku melancarkan aksinya dengan modus meminjam mobil korban dengan alasan untuk mengangkut almari ke rumah pelaku.

Kapolsek Ngawen, AKP Suharjiyanto, menjelaskan jika kejadian bermula pada tanggal 10 Januari lalu saat pelaku mendatangi rumah korban untuk meminjam mobil Daihatsu Grandmax nopol AB 8134 GD selama dua hari dengan alasan untuk mengangkut almari dari wilayah Cawas, Klaten yang akan di bawa kerumah pelaku. Setelah dua hari berselang, kemudian korban mencoba menghubungi pelaku untuk menanyakan keberadaan mobilnya namun tak ada jawaban dari pelaku.

Berita Lainnya  Motor Modifikasi Jadi Sasaran Polisi dalam Operasi Zebra Akhir Bulan Ini

“Ketika ditanya pelaku selalu menghindar dan saat ditelpon tidak mau mengangkat. Mobil milik korban yang dipinjam pelaku juga tidak tahu dimana keberadaannya,” ucap Kapolsek.

Merasa curiga menjadi korban penipuan, korban lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngawen tanggal 26 Januari lalu. Pihak Kepolisian yang mendapat laporan kemudian bergerak cepat untuk mencari tahu keberadaan pelaku. Tak berselang lama, diperoleh informasi jika pelaku sedang berada di wilayah Klaten Kota. Pada pukul 22.00 hari itu juga pelaku berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Ngawen dan segera di bawa ke Polsek Ngawen untuk dimintai keterangan.

Tak berhenti disitu, Unit Reskrim Polsek Ngawen yang dibantu oleh Resmob Polres Gunungkidul pada tanggal 27 Januari melakukan penyelidikan dan pencarian barang bukti ke wilayah Pedan, Klaten. Hasilnya sebuah mobil Daihatsu Grandmax nopol AB 8134 GD milik korban.

Berita Lainnya  Kedelai Lokal Jadi Favorit, Perajin Tahu Minta Jaminan Pasokan

“Selanjutnya T beserta barang bukti kami bawa ke Polsek Ngawen untuk di lakukan pemeriksaan serta penyitaan dan proses lebih lanjut,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler