fbpx
Connect with us

Budaya

Patung Penari Tayub Dinyatakan Selesai Diperbaiki, Begini Hasilnya

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Pembangunan Taman Budaya Gunungkidul yang menelan dana ratusan miliar rupiah sudah hampir selesai. Saat ini pekerja tinggal melakukan finishing saja, sekitar 99 persen bangunan tersebut telah rampung dikerjakan. Termasuk juga yang sempat ramai menjadi pembicaraan khalayak adalah mengenai sepasang patung penari raksasa. Sejumlah netizen menyoroti bentuk patung yang dianggap kurang simetris dan proporsional. Oleh dinas, kemudian rekanan diminta untuk melaksanakan perbaikan. Saat ini, perbaikan patung tersebut juga sudah hampir diselesaikan.

Kepala Bangunan Gedung dan Tata Bangunan, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irawanto menuturkan, pihaknya mengakui perihal adanya ketidaksesuaian dalam hasil pembangunan patung sepasang patung penari tayub yang ada di depan gedung. Setelah dilakukan pengecekan, memang ada beberapa bagian yang dirasa kurang pas dan proporsional. Pihaknya kemudian meminta pihak rekanan untuk langsung melakukan perbaikan.

Menurut Nanang, setelah beberapa minggu pengerjaan, pekan kemarin, perbaikan patung telah selesai. Ada beberapa bagian yang dilakukan pembenahan. Diantaranya adalah revisi lokasi pengerjaan, ploting pewarnaan, dan bagian yang kurang tebal serta proporsi patung yang dibenahi.

“Tinggal butuh beberapa pekerjaan minor di pewarnaan dan ujung tangan kiri penari wanita saja,” kata Nanang, Senin (07/06/2021).

Disinggung mengenai tinggi patung dan bentuk lain yang dilihat kurang simetris seperti tangan bentuk kepala dan bagian lain, Nanang mengatakan bahwa bagian-bagian tersebut tidak dilakukan perbaikan.

“Kalau tangan hanya dibagian jari saja yang diperbaiki,” imbuh dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini bangunan TBG sudah mendekati 99 persen pengerjaannya. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, hanya tinggal finishing dan dilakukan beberapa perbaikan saja. Misalnya finishing chat dan nat, pembersihan sisa-sisa pekerjaan, dan perbaikan saluran air dalam hal ini peningkatan tekanan.

“Minggu ini kita PHO,” imbuh dia.

Berdasarkan pengamatan pidjar.com di lapangan memang ada perbaikan patung sepasang penari tayub tersebut. Akan tetapi, perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh. Seperti misalnya tangan penari perempuan yang terkesan tidak pas tetap tidak dibenahi. Begitu pula dengan ukuran kepala yang beberapa waktu lalu juga menjadi sorotan para netizen juga tidak dilakukan pembenahan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler