Sosial
Rekor Dunia Penyajian Nasi Ingkung Dalam Sarang Pecah di Sawahan
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ribuan masyarakat berjubel di halaman Balai Padukuhan Sawahan I, Desa Bleberan, Kecamatan Playen pada Jumat (27/12/2019) siang kemarin. Mereka berduyun-duyun menghadiri pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam penyajian nasi kenduri di dalam sarang terbanyak. Dalam acara ini, panitia membuat sebanyak 2.510 porsi.
Meskipun sempat diguyur hujan, namun hal tersebut tak menyurutkan semangat masyarakat sekitar dalam penyajian nasi ingkung dengan ubo rampenya ini. Dalam tiga hari terakhir, masyarakat Sawahan I menyiapkan aynaman sarangan untuk menyukseskan acara ini. Sementara untuk pendanaan sendiri dari iuran Ikatan Keluarga Sawahan di perantauan dan didukung oleh Dana Keistimewaan serta para sponsor.
Bupati Gunungkidul Badingah, Kepala Dinas Pariwisata Asti Wijayanti, Kepala Dinas Kebudayaan Agus Kamtono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kelik Yuniantoro serta sejumlah tokoh pemerintahan hadir dalam pemecahan rekor MURI ini. Perwakilan dari MURI, Aryani Siregar hadir menyerahkan piagam penghargaan kepada panitia.
Kesibukan terkait dengan pemecahan rekor MURI ini memang sudah terasa sejak Kamis (26/12/2019) kemarin. Puluhan masyarakat sekitar mulai memasak ingkung dan nasi uduk yang merupakan sajian khas dalam adat kenduri masyarakat setempat.


Tepat pukul 13.00 WIB, sarangan pun siap disajikan. Pejabat serta tamu undangan satu per satu menghadiri dan duduk di sisi kanan panggung. Sedangkan sesepuh desa menggunakan baju lurik lengkap duduk di atas panggung. Di depannya ada sejumlah tenggok anyaman bambu diisi sejumlah pohon jati berisi nasi uduk, irisan kacang serta taburan tauge dan ayam utuh.
Acara pun dimulai, Ariyani Siregar, sebelum meyerahkan penghargaan tersebut mengungkapkan, penyajian nasi kenduri ini baru pertama kali dihelat di Indonesia. Ia menyebut, pihak panitia sendiri awalnya mengusulkan 2.000 porsi.
“Namun setelah kami verifikasi terdapat 2.279 porsi nasi kenduri dalam sarangan, rekor ini kami catat yang ke-9.391 sekaligus masuk dalam rekor dunia,” jelas Ariyani.
Pihaknya pun dengan bangga mengapresiasi keguatan ini. Menurutnya nasi kenduri ialah nasi khas sebagai wujud rasa syukur masyarakat Jawa kepada Sang Pencipta.
“Dengan diadakan pemecahan Muri ini nantinya nasi kenduri bisa dikenal masyarakat Indonesia secara luas,” jelas dia.
Sementara itu, Ketua Panitia dari Ikatan Keluarga Sawahan, Tri Suhartanto membeberkan, sejak jauh-jauh hari, pihaknya memang sudah mengagendakan kegiatan pemecahan rekor MURI ini. Menurutnya, masyarakat Padukuhan Sawahan yang kebanyakan berada di perantauan yang berinisiatif untuk membuat kegiatan besar bertaraf nasional di kampung halaman mereka.
“Tinggal sesepuh yang tinggal disini, kami harap dengan pemecahan Rekor MURI ini dapat mengangkat dan memberi semangat pemuda memgembangkan potensi yang ada,” jelas Tri.
Ide pemecahan MURI sendiri telah diputuskan masyarakat setempat sejak Oktober lalu. Pihaknya pun pada 7 Oktober 2019 lalu sempat melakukan audiensi kepada Bupati serta OPD terkait.
“Alhamdulillah, ide kami diapresiasi diarahkan dan didukung, sementara warga sendiri secara semangat dan swadaya turut berbondong dalam menyiapkan acara ini,” beber Tri.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul, Badingah menyebut bahwa pemecahan rekor ini adalah wujud dari kegotongroyongan yang selama ini menjadi cirikhas masyarakat Gunungkidul. Dalam pemecahan rekor MURI ini, memang sebagian besar melibatkan masyarakat rela secara swadaya mengeluarkan waktu, tenaga dan biaya untuk menyukseskan kegiatan ini.
“Tentu saja ini mengharumkan nama Gunungkidul,” tutup Badingah.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
