Pemerintahan
Selama Pandemi Minat Orang Tua Daftarkan Anak ke PAUD Menurun, Pemerintah Terapkan Program Momong Bareng
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul menyebut minat orang tua untuk mendaftarkan anaknya di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada lembaga non formal mengalami penurunan akibat pandemi covid-19. Padahal pendidikan bagi anak yang masih berada di bawah 5 tahun ini sangatlah penting. Untuk itu, meski masih dalam kondisi pandemi dinas mengambil terobosan dengan program Momong Bareng.
Kepala Bidang PAUD Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, Nani Asfiah mengatakan, sejauh ini terjadi penurunan minat orang tua dalam mendaftarkan anaknya di usia 0-4 tahun ke lembaga non formal. Penurunan sendiri diperkirakan menyentuh 35%. Berbagai faktor mempengaruhi terjadinya penurunan tersebut.
Adapun untuk tetap menggaet minat orang tua dalam mendaftarkan anak mereka di PAUD dinas kemudian menerapkan program anyar. Saat ini, program tersebut akan dijalankan di seluruh wilayah Gunungkidul. Menurutnya, pendidikan anak usia dini sangatlah dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak.
“Tahun ini kami akan mengadakan kegiatan Momong Bareng PAUD,” jelas Nani, Sabtu (26/09/2020).
Tujuan dari kegiatan Momong Bareng ini ialah agar anak didik sejak usia 0-4 tahun terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik). Mereka juga mendapatkan edukasi, melatih kemandirian, dan tumbuh kembang serta kemampuan mereka dapat terpantau.

Selain itu juga anak-anak dapat mengakses dana Bantuan Operasional Pendidikan senilai Rp 600.000 per anak.
“Kami sudah bekerjasama dengan kalurahan, agar jemput bola untuk mendata anak-anak di usia 0 hingha 4 tahun untuk mendaftarkan diri ke lembaga PAUD non formal ini,” kata dia.
Saat ini kalurahan diwajibkan untuk koordinasi dengan dukuh agar menghubungkan para orangtua yang memiliki amak usia tersebut agar mendaftarkan di padukuhan. Mekanisme pendidikan PAUD bagi usia 0-4 ini lebih pada pembelajaran bagi orangtua siswa mengenai stimulus bagi anak di usia emas.
“Seluruh kalurahan di Gunungkidul kan sudah punya lembaga pendirikan non formal, gurunya nanti akan mendatangi kelompok PAUD ini di tingkat RT atau bahkan padukuhan,” jelasnya.
Nani mengatakan, saat ini terdapat 618 lembaga PAUD non formal. PAUD non formal sendiri terdiri dari Tempat Penitipan Anak, Kelompok Bermain, Satuan PAUD Sejenis, Bina Keluarga Balita, Taman Pembelajaran Alquran, serta Taman Binaan Anak Mingguan.
Terpisah, Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, kegiatan Momong Bareng sendiri akan dimulai pada akhir tahun 2020. Masa pendaftaran sendiri terakhir pada 30 September 2020.
“Dengan bekerjasama di tingkat kalurahan, para orang tua diharapkan bisa mendaftar, agar akses BOP dari APBN bisa turun digunakan untuk penunjang pembelajaran anak anak balita,” ujar Bahron.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
