Politik
Tahapan Awal Pilkada, Polisi Akui Ada Sejumlah Wilayah Yang Rawan Konflik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tahapan Pilkada tahun 2020 akan segera dimulai. Dalam waktu dekat ini, akan dilaksanakan tahap verifikasi faktual dukungan calon perseorangan Pilkada Gunungkidul 2020. Sebagaimana diketahui, ada 2 pasangan calon perseorangan yang mendaftar dalam Pilkada 2020. Untuk mengamankan tahapan ini, Kepolisian Resor Gunungkidul akan mengerahkan ratusan personelnya dari berbagai satuan.
Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan menuturkan, pihaknya telah melakukan persiapan pengamanan hingga pengecekan personel untuk mengawal kegiatan KPU Gunungkidul. Sedikitnya terdapat 360 personil yang telah disiapkan untuk mengamankan proses verifikasi lapangan bakal calon perseorangan.
“Nantinya mereka akan ditempatkan di 144 kalurahan yang ada di Gunungkidul, di mana setidaknya ada 2 personel di tiap kalurahan,” jelas Agus, Selasa (24/06/2020) kemarin.
Sejauh ini, pihaknya sudah memetakan wilayah yang rawan terjadinya konflik selama proses Pilkada nanti. Ia mengakui adanya potensi kerawanan di beberapa titik. Namun begitu, Kapolres menegaskan bahwa meminimalisir potensi konflik telah dilaksanakan.
“Kami terutama juga sudah memberikan imbauan kepada calon perseorangan agar tetap menjaga situasi kondusif,” katanya.
Merujuk pada jadwal, tahap verifikasi faktual dukungan calon perseorangan akan berlangsung pada 24 Juni hingga 12 Juli 2020 atau selama 18 hari. Namun pada prakteknya, proses verifikasi ini akan dipersingkat menjadi 14 hari.
Terpisah, KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani menjelaskan para petugas Panitia Pemilihan Suara (PPS) akan mulai bergerak melakukan verifikasi pada 27 Juni hingga 10 Juli mendatang.
“Tiap desa terdapat 6 petugas, terdiri atas 3 PPS dan 3 orang sekretariat,” jelas Hani.
Pihaknya juga sudah menyiapkan protokol kesehatan covid19 bagi para petugas verifikasi di mana mereka akan dibekali dengan masker, pelindung wajah (face shield), sarung tangan, hingga hand sanitizer. Sebab nantinya mereka harus melakukan tatap muka dengan warga.
“Sekitar lebih dari 90.700 dukungan dari keduanya akan diverifikasi dalam waktu 14 hari,” tandas Hani.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
