fbpx
Connect with us

Sosial

Veda Ega Pratama, Produk “Sirkuit” Pasar Sapi Siyono Yang Terbang Tinggi Raih Podium di Qatar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Nama Gunungkidul kembali diharumkan oleh atlet berprestasi. Adalah pembalap muda Veda Ega Pratama yang berhasil menduduki podium ketiga dan mengibarkan bendera Merah Putih dalam ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) di Sirkuit Losail, Qatar.

Nama Veda Ega Pratama sendiri nampaknya memang sudah tidak asing lagi di telinga warga Gunungkidul. Meski masih anak-anak, tapi dia sudah malang melintang di dunia balapan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Berbagai prestasi membanggakan dari ajang bergengsi tingkat nasional dan internasional telah berhasil ia raih.

Veda, sapaan akrab bocah kelas VII SMP Negeri 2 Wonosari ini merupakan putra pertama pasangan Meilina Hananingsih dan Sudarmono yang juga merupakan pembalap kawakan Gunungkidul.

Berita Lainnya  Wacana Sertifikasi Pasangan Calon Pengantin Diyakini Mampu Tekan Angka Perceraian di Gunungkidul

Kepada pidjar.com, Meilina Hananingsih mengungkapkan rasa bangga dan bersyukurnya atas apa yang telah dicapai oleh putranya tersebut. Ia menjelaskan, pada ajang bergengsi di Qatar pada Minggu (06/03/2022) kemarin awalnya Veda start dari grid 7. Namun kemudian, sang putra berhasil masuk ke posisi 3.

Menurut Meilina, sebenarya performa sang putra pada ajang tersebut cukup bagus. Bahkan, Veda sempat bertarung ketat untuk merebut posisi pertama.

Namun upaya yang dilakukan Veda pada saat itu tidak berbuah manis. Pada putaran-putaran akhir, Veda nyaris jatuh dan turun ke posisi 5.

“Anaknya terus berusaha merebut kembali posisi terbaiknya dan di lap terakhir berhasil mendapatkan posisi 3,” ucap Meilina, Senin (07/03/2022).

Diungkapkannya, perasaan campur aduk langsung dirasakan oleh keluarga besar bocah tersebut. Rasa haru dan bangga atas pencapaiannya saat ini namun juga ada was-was dan kekhawatiran. Sebab pada race 2 di hari Sabtu, Veda sempat terjatuh sehingga dirinya tidak bisa melanjutkan balapan.

“Dari keluarga mendukung sepenuhnya dan selalu memberi semangat. Support supaya ke depannya agar lebih baik lagi dan bisa membanggakan keluarga khususnya, Indonesia umumnya. Alhamdulillah dari sekolahnya, SMP N 2 Wonosari memberikan suport dan dukungannya juga. Tim yang ada di sana juga luar biasa dalam membimbing,” jelas dia.

Hari ini, Veda bersama tim terbang dari Qatar ke Indonesia. Rencananya rombongan akan tinggal di Jakarta dahulu untuk menjalani isoman selama beberapa hari. Kemudian, Veda langsung melanjutkan perjalanan untuk mengikuti balapan di Sirkuit Mandalika, NTB pada tanggal 16 Maret mendatang. Nantinya pada tanggal 18 sampai 20 Maret, bocah berpawakan kecil tersebut akan kembali berlaga.

Berita Lainnya  Termotivasi Kesuksesan Transmigran Terdahulu, Minat Warga Tinggalkan Gunungkidul Masih Tinggi

Jika merunut karir Veda memang cukup unik. Pada awal-awal ia terjun dunia balap, untuk latihan setiap harinya Veda yang dibantu oleh ayahnya mrnggunakan area di Pasar Sapi Longandeng. Tempat tersebut menjadi saksi bagaimana semangat dan gigihnya Veda untuk menjadi pembalap yang tangguh dan berprestasi.

“Harapannya dengan pencapaian Veda ini ya semoga dibuatkan sirkuit untuk latihan dan mengasah skillnya ke depannya supaya bisa naik ke Moto GP,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler