Connect with us

Sosial

Alat Elektronik Alami Kerusakan Massal Diduga Akibat Tegangan Listrik, Warga Gelisah Tunggu Tanggung Jawab PLN

Diterbitkan

pada

Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sudah sejak beberapa hari terakhir ini warga Padukuhan Blimbing, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang tidak bisa lagi menggunakan peralatan elektroniknya. Pada Minggu (01/07/2018) siang lalu, sejumlah peralatan milik belasan warga setempat, tiba-tiba mengalami kerusakan secara massal. Beberapa diantaranya bahkan meledak dan terbakar. Akibat peristiwa ini, kerugian warga diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hingga saat ini, masih belum ada kejelasan pertanggungjawaban dari pihak PLN meski telah 2 kali melakukan survey lapangan.

Salah seorang warga yang menjadi korban, Suwarno menceritakan, sekitar pukul 14.00 WIB, ia yang tengah istirahat siang terbangun ketika mendengar suara berisik dari sejumlah peralatan elektronik miliknya. Tak berapa lama, listrik di rumahnya juga mati.

“Suaranya seperti meledak, dan ada bunyi terbakar juga,” kata Suwarno kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (05/06/2018) siang.

Ia pun kemudian terbangun dan melakukan pengecekan, saat itu juga ia mendapati kulkas miliknya sudah tak lagi bisa berfungsi. Melihat hal tersebut, Suwarno lalu segera melakukan pengecekan terhadap peralatan elektronik lainnya. Saat itu ia kembali mendapati radionya juga dalam keadaan rusak.

Berita Lainnya  Solidnya Warga Tawarsari, Bantu Cukupi Kebutuhan Tetangga yang Tengah Jalani Isolasi Mandiri

“Beruntung televisi saya tidak saya tancapkan ke listrik sehingga selamat dan tidak mengalami kerusakan,” beber dia.

Dalam sekejap, suasana di lingkungannya pun heboh. Rupanya, kerusakan peralatan elektronik tersebut tak hanya terjadi pada dirinya semata, melainkan juga dirasakan oleh warga lain. Tercatat sedikitnya 10 orang warga yang telah diketahui menjadi korban dalam insiden siang itu.

Adapun sejumlah warga lainnya yang menjadi korban adalah, Suwarsono, Sudibyo, Bowo Priananto, Jajat Nugroho, Maeran, Tuti Sulismi, Muryanta, serta Jumari. Sama seperti dirinya, para warga tersebut mendapati kerusakan pada peralatan eletronik seperti TV,speaker aktif, kulkas, mesin cuci, lampu, hingga charger HP. Total kerugian warga yang tinggal di RT I RW 5 tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Berita Lainnya  Puluhan Warga Patuk Mengundurkan Diri dari Penerima Bantuan PKH

“Ini yang terdata, banyak juga warga lainnya yang mengeluhkan hal yang sama secara lisan saja. Belum kita data,” lanjutnya.

Selepas insiden itu, ia sebenarnya langsung melapor kepada kantor PLN. Sore harinya, sejumlah petugas datang dan melakukan survey lokasi. Menurut Suwarno, berdasarkan penuturan petugas saat itu, insiden ini dugaan awalnya lantaran adanya truk pengangkut backhoe yang menyenggol kabel listrik yang menjadi pemicu.

Dugaan ini menurut Suwarto cukup aneh lantaran insiden tersebut berada jauh dari tempatnya tinggal. Sementara di daerah di mana diungkapkan terjadi insiden tersenggolnya kabel listrik oleh backhoe justru tidak ada apa-apa.

“Hingga saat ini sudah 2 kali disurvei namun belum kunjung ada penjelasan ataupun solusi apa yang ditawarkan terkait kejadian ini. Padahal kami sudah membuat surat protes dari Desa maupun Kecamatan juga,” keluh Suwarno.

Berita Lainnya  Langka dan Kerap Dibutuhkan, PMI Berharap Banyak Pendonor Golongan Darah AB

Ia berharap dalam waktu dekat ini, segera ada pertanggungjawaban dari pihak PLN lantaran insiden ini sangat merugikan warga. Ia meyakini bahwa peristiwa ini dipicu oleh tekanan listrik yang tidak stabil dan tiba-tiba menaik sehingga kemudian membuat peralatan elektronik rusak.

“Tidak ada petir atau apa, cuaca sangat cerah hingga kemudian ada hal ini,” ceritanya.

Warga masyarakat sendiri tak akan menuntut banyak. Jika memungkinkan, pihaknya meminta kepada pihak PLN untuk setidaknya membantu warga dalam menserviskan peralatan elektronik yang mengalami kerusakan.

“Kita masih menunggu tindak lanjut dari PLN karena surat permohonan secara resmi sudah kami kirimkan,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler