fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Momentum Lebaran, Warga Gunungkidul Keluhkan Kelangkaan Gas Melon

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)— Sejak beberapa hari terakhir warga Gunungkidul mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas melon atau gas 3 kg. beberapa dari mereka harus mencari hingga keluar kapanewon (kecamatan) untuk mendapatkan gas.

Seperti yang diungkapkan oleh Bayu Prihartanto, warga Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Sebagai seorang pedagang makanan tentunya, usahanya sangat membutuhkan gas melon. Namun sejak beberapa hari lalu untuk mendapakan gas 3 kg ini dirinya maupun pelaku UMKM dan masyarakat umum sulit untuk mendapatkannya karena terjadi kelangkaan.

“Kemarin sampai mencari di beberapa lokasi yang agak jauh dari warung saya untuk mendapatkan 1 tabung gas saja,” kata Bayu.

Ia mencari ke beberapa warung dan pangkalan untuk membeli beberapa tabung gas. Namun nihil warung-warung kecil di wilayahnya semua tak memiliki stok, bahkan ia harus menempuh jarak beberapa km ke kapanewon lain untuk mendapatkan gas.

“Sekalinya dapat hanya 1 tabung saja. Padahal kalau pedagang angkringan seperti saya ya ndak hanya satu tabung yang dibutuhkan,” paparnya.

Selain itu, harga setiap tabung gas juga mengalami kenaikan dikondisi seperti ini. Jika biasanya ia membeli seharga Rp 18.000 sampai Rp 20.000 per tabungnya untuk sekarang ini sekitar Rp 22.000 per tabung.

Berita Lainnya  Sensus Penduduk Online 2020, Capaian di Gunungkidul Baru Sentuh 13%

“Ya ada kenaikan juga,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Fatoni, warga Kapanewon Karangmojo. Sehari setelah lebaran kemarin dirinya sangat sulit mendapatkan gas melon. Bahkan dirinya sampai harus ke Kapanewon Wonosari untuk mencari gas melon.

“Kemarin itu warung-warung kecil dan agen saya sisir dari Karangmojo sampai Wonosari tapi semuanya ndak ada stok. Karena mendesak akhirnya beli yang 5,5 kg itu. Lha gimana wong buat masak, banyak keluarga yang sedang kumpul di rumah,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai kelangkaan gas melon yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, pada momentum lebaran sejumlah pangkalan gas memang libur pengiriman sehingga stok di lapangan terhambat.

Berita Lainnya  Terbitkan Perkal, Pemerintah Kepek Naikkan Harga Sewa Kios Milik Desa

Selain itu, pada momentum lebaran kali ini tidak ada pengusulan penambahan kuota gas LPG khususnya gas 3 kg.

“Jumat kemarin sudah mulai pasokan ke pangkalan, semoga mulai hari ini stok gas 3 kg kembali aman,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler