Sosial
Dari Bumi Handayani Untuk Korban Bencana di Palu dan Donggala
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bencana alam gempa bumi di Palu dan Donggala yang memakan korban cukup banyak dan kerugian material yang tidak sedikit mengundang simpati dari banyak pihak. Sejumlah orang ataupun kelompok bahkan secara serentak melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban bencana yang cukup besar tersebut.
Berbagai upaya yang unik dan menarik perhatian terus dilakukan untuk mengumpulkan pundi-pundi donasi. Beberapa ruas jalan utama di kota maupun kecamatan yang ramai lalu lalang kendaraan menjadi sasaran dari kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh berbagai macam kelompok masyarakat.
Salah satu komunitas yang terpanggil untuk melakukan penggalangan dana adalah Gabungan Komunitas Gunungkidul Menginspirasi dan Ikatan Mahasiswa Gunungkidul ini. Selama hampir sepekan, puluhan anggota organisasi ini rela terjun di jalanan sembari mengatungkan kardus bagi para pengguna jalan yang bersimpati untuk membantu korban bencana alam. Terik matahari yang begitu menyengat bukan halangan bagi mereka untuk menggalang dana demi bisa membantu para korban bencana.
Bantuan yang dikumpulkan pun tidak hanya berupa uang saja, segala macam bentuk bantuan yang diberikan oleh masyarakat diterima oleh gabungan organisasi ini. Rencananya, setelah terkumpul donasi dari para dermawan ini akan segera dikirimkan ke Palu.
“Mulai dari tanggal 1 Oktober lalu kami terjun di Alun-alun Pemda Gunungkidul. Hari ini merupakan hari terakhir kami penggalangan dana di lapangan,” kata Imam Yoga, Ketua Komunitas Gunungkidul Menginspirasi, Minggu (07/10/2018) siang tadi.

Dari hasil penggalangan dana sepekan terakhir ini, sebanyak 8 juta rupiah berhasil dikumpulkan oleh mereka. Meski aksi penggalangan dana di lapangan berakhir hari ini, namun demikian pihaknya masih melayani distribusi sumbangan dari masyarakat.
Imam menjamin bahwa bantuan yang dikumpulkan ini tidak akan disalahgunakan. Pasalnya organisasi ini sejak beberapa tahun ini selalu menggelar aksi sosial dan dana yang terkumpul selalu tepat sasaran.

Pelajar melakukan penggalangan dana kepada para pengguna jalan
Hal yang sama juga dilakukan oleh siswa siswi SMK Muhammadiyah 2 Playen. Jutaan uang yang terkumpul dari kantong siswa, guru dikirimkan bagi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Selain mengumpulkan dana dari kantong masing-masing, para siswa juga turun ke jalanan untuk menggalang dana.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Playen, Yunanto Andang, ST mengatakan kegiatan sosial ini dilakukan untuk melatih siswa siswinya berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Selama dua hari penggalangan dana, bukan main siswa-siswi mendapatkan dana lebih dari 15 juta rupiah.
“Ini sebagai pembelajaran bagi anak-anak kami dalam berbagi, memberikan yang terbaik bagi mereka yang membutuhkan. Setiap kali ada kejadian yang membutuhkan bantuan, sebisa mungkin kami lakukan penggalangan dana dan membantu ala kadarnya,” ucap Yunanto Andang.
Menurut Yunanto, selain dalam bentuk penggalangan dana, para siswanya juga melakukan doa bagi para warga Palu serta Lombok yang baru saja tertimpa bencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki memaparkan meski sejauh ini donasi Gunungkidul terus mengalir bagi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, namun demikian dari tim BPBD belum mengirimkan bala bantuan sumber daya manusia untuk misi sosial. Hal tersebut mengacu pada perintah atasan yang memang belum ada isntruksi pengiriman relawan. Meski begitu, ia memastikan jika sekiranya bantuan dari Gunungkidul dibutuhkan, BPBD juga siap mengirimkan tim untuk proses evakuasi.
“Sejauh ini belum ada petugas yang kami kirimkan ke wilayah bencana alam,” terang dia.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
