Pemerintahan
Tanah Masih Labil di Titik Longsor, Pemerintah Belum Berani Ambil Tindakan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih merasa was-was dengan kondisi tanah di titik longsor Padukuhan Tegalrejo, Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari. Tanah yang masih labil menjadi perhitungan tersendiri bagi pemerintah untuk menunda gerakan karena diprediksi akan ada longsor susulan. Dengan demikian, masyarakat setempat harus melaju memutar sejauh 5 kilometer untuk beraktivitasblantaran masih terbendung material.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, mengatakan dari laporan data kejadian kebencanaan, sebanyak 204 bencana terjadi hingga saat ini. Kejadian kebencanaan didominasi oleh tanah longsor dengan 127 kejadian. Guna menyikapi potensi terjadinya kebencanaan, dirinya meminta masyarakat di kawasan rawan bencana meningkatkan kewaspadaan khususnya saat terjadi hujan dengan durasi yang lama.
“Himbauan tentu agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan manakala terjadi cuaca ekstrim untuk segera berlindung ke tempat yang lebih aman, kemudian perbarui informasi cuaca dari BMKG,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, Rabu (22/02/2023).
Memang, tanah longsor yang cukup besar terjadi di Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari, beberapa waktu lalu. Dalam penanganannya, pihaknya bersama instansi terkait sudah mengunjungi lokasi longsor. Namun demikian, kondisi tanah yang masih labil dan material yang cukup banyak membuat pihaknya belum dapat mengevakuasi material longsor.
“Kendala melakukan evakuasi karena kemiringan medan dan banyaknya material, kami tetap koordinasi dengan DPUPRKP sebagai dinas teknis dan penganggaran dari Bappeda,” terang Purwono.

Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, saat ditemui mengatakan penanganan jalan di Kalurahan Tegalrejo yang putus akibat material longsor tengah dikoordinasikan dengan pimpinan. Dari informasi yang ia terima, tanah di lokasi longsor masih terdapat pergerakan sehingga membahayakan ketika dilakukan evakuasi.
“Sedang dikoordinasikan dengan Sekretariat Daerah, kan itu butuh anggaran besar. Masih kita kajian secara teknis,” ucap dia.
Sementara Dukuh Tegalrejo, Fajar Dwi Prasetyo, menyampaikan jika akibat terputusnya jalan akibat material longsoran menyebabkan warga harus menggunakan jalan alternatif yang jaraknya lebih jauh. Dijelaskannya, arus kendaraan dialihkan menuju Dusun Harga sari menuju Trembono yang tembus di Wilayah Bayat. Hal itu menurutnya cukup menyulitkan warga yang akan beraktifitas, pasalnya jalan yang tertutup material merupakan jalan utama masyarakat.
“Ya harus menambah waktu sekitar 30 menit di jalan alternatif, tertutupnya jalan menghambat warga menuju ke sekolah, ke pasar, dan pergi bekerja,” ungkapnya.
Saat ini, material longsoran masih menutup seluruh badan jalan disana. Sehingga ia berharap agar pemerintah dapat bergerak cepat guna mengatasi hal tersebut. Menurutnya, setidaknya instansi terkait dapat membuka akses jalan bagi kendaraan roda dua sehingga mempermudah warga setempat.
“Kalau bisa dibantu supaya roda dua bisa lewat, disini mayoritas kerja di Bayat dan jalan utamanya cuma itu. Harus muter lebih jauh dan lebih lama kalau warga mau ke tempat kerja,” pungkasnya.
-
Uncategorized5 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized4 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized2 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
