fbpx
Connect with us

Pariwisata

Begini Cara Snorkeling di Pantai Nglambor Saat New Normal

Diterbitkan

pada tanggal

Tepus,(pidjar.com)–Deretan pantai di Kabupaten Gunungkidul sejak beberapa bulan lalu telah menerapkan uji coba pembukaan obyek wisata. Tentunya dengan menerapkan SOP Kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Pantai di pesisir selatan Bumi Handayani diketahui beragam bahkan memiliki ciri khas keunikan tersendiri.

Sebagai contohnya yakni Pantai Nglambor yang terletak di Kapanewon Tepus. Sejak dulu pantai ini menjadi salah satu primadona para wisatawan. Keunikan pantai ini menjadi salah satu keunggulannya. Di pantai ini, pengunjung bisa bebas mengekspresikan menikmati indahnya laut lepas dan dikelilingi pepohonan.

Sejak munculnya pandemi Covid 19, pantai ini ditutup baik oleh pengelola maupun pemerintah. Sampai pada akhirnya pemerintah melakukan simulasi di pantai yang biasa digunakab untuk snorkling dan kemudian diterapkan uji coba pembukaan. Kunjungan wisata sendiri memang sudah ada, namun demikian jumlah pengunjung menurun dibandingkan dengan sebelum adanya wabah.

Pemerintah sendiri menekankan penerapan SOP Kesehatan sebagaimana mestinya. Pengelola harus ekstra dalam menyiapkan segala sesuatunya untuk menghindari penggunaan alat dihari yang sama.

Salah satu pengelola penyewaan alat Snorkeling Adhitya Putratama mengatakan,  pihaknya memberanikan diri membuka snorkeling, setelah tutup hampir 5 bulan terakhir. Melaluo Bintang Nglambor ia bersama teman-temannya berupaya menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari penyebaran covid 19 di obyek wisata.

“Kita terapkan seperti wajib memakai masker, cek suhu, dan cuci tangan sebelum masuk ke kawasan wisata,” kata Adhitya.

Kemudian untuk sterilisasi peralatan, dilakukan pencucian 3 kali tahapan. Pertama menggunakan air sabun, kemudian dibilang menggunakan air dingin dan yang terakhir menggunakan air pasa. Per alat pun hanya digunakan satu kali dalam sehari. Pihaknya terus berupaya memberikan informasi itu ke wisatawan untuk menumbuhkan kepercayaan mereka.

“Kalau yang sewa kami kasih tau mengenai treatmen yang dilakukan. Tapi jika masih kurang yakin bisa juga beli peralatan untuk digunakan sendiri,” tambahnya.

Untuk menghindari kerumunan, dari pihaknya juga melakukan pembatasan kelompok dalam trip snorkling. Biasanya 20 sampai 30 orang, di masa pandemi iji hajya dibatasi 10 orang dalam satu trip.

Wisatawan diarahkan untuk reservasi terlebih dahulu sebelum melakukan snorkeling dan bisa dilakukan melalui akun instagram @pantai_nglambor. Libur panjang seperti sekarang ini patut dimanfaatkan untuk berwisata. Paling tidak bisa untuk melepas lelah akibat penat bekerja atau aktifitas lainnya. Pantai Nglambor ataupun obyek wisata lainnya bisa menjadi pilihannya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan kawasan pantai di Gunungkidul sudah melakukan uji coba untuk kunjungan wisata. Selama masa new normal ini pihaknya menerapkan protokol kesehatan seperti memeriksa suhu tubuh, wajib mencuci tangan, dam wajib menggunakan masker.

“Setiap hari senin libur diseluruh kawasan untuk bersih-bersih kawasan wisata,” kata Harry.

Menurutnya, pantai masih menjadi primadona wisatawan dan menjadi penyumbang PAD terbesar di sektor pariwisata. Di kondisi seperti sekarang pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mengantisipasi penyebaran covid 19.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler